Panglima Gatot Minta Maaf ke Jokowi yang Jalan Kaki ke HUT TNI detikNews620 × 350Search by image Jokowi jalan kaki tembus kemacetan ke HUT TNI

Panglima Gatot Minta Maaf ke Jokowi yang Jalan Kaki ke HUT TNI detikNews620 × 350Search by image Jokowi jalan kaki tembus kemacetan ke HUT TNI

Agence France-Presse (AFP) yang beritanya sering dirujuk berbagai media arus utama dunia, menulis tentang kemacetan yang membuat Presiden Indonesia berjalan kaki menuju lokasi peringatan HUT TNI. Kantor berita Prancis ini menulis: kemacetan lalu lintas yang terkenal di Indonesia, dipamerkan ke dunia pada Kamis (5/10/2017) setelah presiden negara tersebut dipaksa berjalan dua kilometer melalui panas terik untuk menghadiri parade militer. AFP lalu mengaitkan keadaan ini dengan istilah graft-ridden. Berita ini lalu diberitakan kembali oleh sekitar 14 media online berbahasa Inggris.

Beberapa media berbahasa Inggris yang memberitakan kembali reportase AFP ini antara lain media Inggris, Dailymail dan media India, Timesofindia. Media lainnya antara lain dari Malaysia, Filipina, hingga Afrika Selatan.

Postcomended   Kawah Sileri Sudah Renggut Ratusan Nyawa

AFP menulis, Indonesia yang graft-ridden adalah rumah bagi salah satu birokrasi paling tidak efisien di Asia dan bagi malapetaka kemacetan di banyak kota besar di negara kepulauan ini. Apa itu graft-ridden? Menurut Wikipedia, graft-ridden berarti: korupsi, suap, dan uang “di bawah meja”.

Kekejaman mimpi lalu lintas negara tersebut, tulis AFP, diilustrasikan dengan tepat saat Presiden Joko Widodo harus berjalan lebih dari dua kilometer untuk menghadiri sebuah upacara yang menandai peringatan 72 tahun pembentukan militer Indonesia.

Pihak istana kepresidenan melaporkan, Presiden dan pejabat pemerintahan senior tertahan kemacetan saat mereka mendekati lokasi parade militer di Cilegon, sebuah kota pelabuhan sekitar dua setengah jam perjalanan dari ibu kota Jakarta.

Postcomended   Istri Munir Ogah Pilih Jokowi Lagi

Pengawal Presiden Jokowi, Ili Dasili, mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa setelah menunggu 30 menit, presiden memutuskan akan turun dari dalam mobil dan berjalan kaki.

Kepala polisi nasional (Kapolri) Tito Karnavian, yang juga terjebak kemacetan, pun bergabung dengan presiden. Rekaman video menunjukkan presiden berjalan dengan barisan personel keamanan sementara masyarakat yang hadir meneriakan namanya.

AFP mengakhiri laporannya dengan mengutip komentar pengguna media sosial. Salah satu akun misalnya mempertanyakan mengapa pemimpin ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini dipaksa berjalan kaki ke acara tersebut.

Pemilik akun Twitter @Pujithegooners menulis, “Bagaimana presiden bisa berjalan sejauh dua kilometer ke lokasi ulang tahun militer, mengapa mereka tidak memberinya kesempatan mengosongkan jalan atau membawanya ke helikopter?” ***

Postcomended   Eeh Dibetulin deh Gara-gara Presiden Lewat