Penjual Kopi di California Diperintahkan Pasang Label Peringatan ... VOA Indonesia Memanggang kopi secara alami menghasilkan zat karsinogen yang disebut akrilamida. Seorang hakim California memerintahkan perusahaan

Penjual Kopi di California Diperintahkan Pasang Label Peringatan … VOA Indonesia Memanggang kopi secara alami menghasilkan zat karsinogen yang disebut akrilamida. Seorang hakim California memerintahkan perusahaan

Orang-orang yang membeli kopi di California mungkin akan segera menyadari sesuatu yang baru di cangkir mereka. Ini bukan logo baru yang keren, melainkan label “peringatan kanker” yang diperintahkan oleh hakim di Los Angeles.

Apakah ini berarti sudah waktunya untuk takut pada kopi sebagai minuman harian? Tidak begitu cepat, kata para ilmuwan. “Sangat memalukan bahwa sesuatu seperti ini mendapatkan begitu banyak perhatian dan akan membuat orang takut,” kata Alice Bender, direktur nutrisi di American Institute for Cancer Research (AICR) kepada situs TODAY.

“Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa ada begitu banyak pilihan gaya hidup lain – seperti berat badan dan aktivitas fisik mereka – yang akan memainkan peran yang jauh lebih besar dalam kesehatan dan risiko kanker,” kata Alice.

Postcomended   Keren, Face ID iPhone X Bakal Pindai Pembuluh Darah Wajah!

Sejauh ini, bukti yang menghubungkan kopi dengan kanker itu tidak jelas. “Kami belum melihat adanya hubungan yang menunjukkan peningkatan kanker dari kopi,” kata Alice. Dan, penting untuk diingat bahwa keputusan itu tidak terkait dengan data terbaru tentang kopi dan kanker.

Dr. Dale Shepard, seorang ahli onkologi medis di Klinik Cleveland kepada TODAY mengatakan, bahwa kopi menyebabkan kanker tidak berdasarkan data ilmiah baru. “Ini adalah keputusan pengadilan dan bukan penelitian medis.”

Meskipun ada banyak studi yang melihat kopi dan hubungannya dengan kanker, lanjut Alice, datanya tidak meyakinkan. Kurangnya bukti ini menyebabkan Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, telah mengeluarkan kopi dari daftar karsinogen (zat pemicu kanker) pada 2016.

Keputusan pengadilan di California itu berfokus pada akrilamida (acrylamide), karsinogen yang terjadi sebagai bagian dari proses pemanggangan. Ini diproduksi ketika makanan disiapkan pada suhu tinggi, termasuk memanggang dan menggoreng.

Postcomended   Denda Emisi CO2 Uni Eropa Bakal Ciptakan Kuda Troya Cina di Eropa

Dewan Pendidikan dan Penelitian tentang Racun menggugat untuk memaksa pembuat kopi untuk menghilangkan acrylamide dari minuman mereka atau mengirim peringatan pada produk mereka. Tetapi perusahaan-perusahaan kopi mengatakan bahwa menghilangkan acrylamide akan merusak cita rasa kopi.

Hakim Pengadilan Tinggi Los Angeles Elihu Berle mengatakan bahwa Starbucks dan 90 terdakwa lainnya dalam kasus ini gagal menunjukkan bahwa kopi tidak menyebabkan kanker.

“Para terdakwa gagal memenuhi tugas mereka untuk membuktikan bahwa konsumsi kopi memberi manfaat bagi kesehatan manusia,” Berle menulis dalam putusan itu.

Sementara Shepard mengatakan, penelitian menunjukkan bahwa hewan laboratorium yang terkena tingkat tinggi akrilamida mengembangkan kanker, tapi tidak ada penelitian serupa pada manusia. “Tidak ada hubungan antara akrilamida dan risiko kanker bagi orang,” tambah Alice.

Bahkan Administrasi Obat Makanan AS mengatakan orang masih bisa mengonsumsi akrilamida, imbuh Shepard.

Ketika membicarakan kanker, beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa minum kopi justru mengurangi risiko kanker. Sebuah meta-analisis dari 127 penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi kemungkinan mengurangi risiko kanker prostat, payudara, kolorektal, kolon dan endometrium. AICR juga mengatakan, penelitian menunjukkan kopi mengurangi kemungkinan terkena dua kanker: hati dan organ akhir.***

Share the knowledge