Nasional

“Aksi” Jokowi Naik Motor Dipuji dan Dicibir

Upacara pembukaan Asian Games di Indonesia menyedot perhatian dunia tak terkecuali “aksi” Presiden Indonesia yang pergi ke lokasi acara menggunakan sepeda motor. Di media sosial, aksi ini menimbulkan eforia antara pujian dan cibiran. Sebelumnya, media internasional tak dapat menyembunyikan kekaguman pada konsep acara secara keseluruhan, terlepas dari biaya yg harus dibayarkan pemerintah.

Laman Xinhuanews dan Washington Post, menyebut upacara pembukaan tersebut spektakuler. Xinhua bahkan menambahkan, bahwa “aksi” Jokowi si atas sepeda motor sebagai “Cool!”. Sedangkan Laman Reuters dan sejumlah media asing lainnya menyebutnya dengan “explosive opening seremony”.

Lebih lanjut Reuters melaporkan, Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) telah menciptakan gebrakan di media sosial setelah serangkaian video yang diperlihatkan pada upacara pembukaan Asian Games ke-18. Pemimpin berusia 57 tahun ini meraung ke stadion utama Jakarta menggunakan sepeda motor besar.

Setelah iring-iringan mobilnya tersendat oleh lalu lintas Jakarta yang terkenal macet, video sindiran-halus mengenai lalu lintas Jakarta itu menunjukkan Jokowi dengan pakaian resmi, melompat ke sepeda motor dan mengatasi segala rintangan termasuk menyusuri jalan-jalan tikus untuk mengindari macet sebelum kemudian naik ke stadion.

Postcomended   Maia Estianty Mengaku Cucu Istri Pertama Sukarno, Istri yang Tak Pernah "Disentuh"

Di tempat duduknya di podium VVIP Gelora Bung Karno, dia disambut gempita dalam upacara yang menurut Reuters: spektakuler, yang melibatkan sekitar 4.000 penari dan panggung lanskap tropis 600 ton, lengkap dengan replika gunung berapi.

Keesokannya (Minggu, 9/8/2018), video ini menjadi hit. Video yang diposting ulang di Youtube oleh satu televisi, telah tayang hingga 800.000 kali.

Twitter, dengan hashtags #proudtobeindonesian dan #stuntman, menjadi trending topic kawasan Asia Tenggara, di mana banyak dari 260 juta orang adalah pengguna media sosial sangat aktif.

Salah satu pengguna Twitter, @dethabun, bahkan menyamakan kinerja sang presiden dengan aktor Tom Cruise dalam film laga “Mission: Impossible”. “Ini hanya terjadi di Indonesia, Presiden saya terlihat seperti @TomCruise di film Mission Impossible, Bravo Pak @jokowi, You’re da Best ..,” cuitnya.

Beberapa orang mencatat bahwa aksi Jokowi itu terinspirasi dari upacara pembukaan Olimpiade London 2012 di mana video termasuk pertunjukan cameo oleh Ratu Elizabeth dan juga aktor James Bond Daniel Craig, yang muncul di acara pembukaan dengan cara terjun payung ke stadion.

Postcomended   Baju Ujung Serong di Pertemuan Bilateral Indonesia-Swedia

Media-media Indonesia telah berspekulasi tentang bagian mana dari video presiden yang menggunakan pemeran pengganti, yang mana yang langsung. Jokowi, sebut Reuters, adalah seorang penggemar sepeda motor yang mengaku diri sering digambarkan mengendarai sepeda motor.

Beberapa komentator dan pengguna media sosial berpikir bahwa tidak bertanggung jawab jika Jokowi benar-benar melakukan aksi sendiri; menunjuk pada risiko kecelakaan atau bahkan serangan militan.

Seorang politisi oposisi menuduh pemimpin negara itu menggunakan upacara itu untuk mencoba mencoba untuk memoles citranya dengan pemilih muda menjelang pemilihan tahun depan.

Reuters lalu mengutip pernyataan Rachland Nashidik, wakil sekretaris jenderal Partai Demokrat, partai dari koalisi oposisi, yang mengatakan di halaman Twitternya bahwa video tersebut merupakan pencitraan yang mahir untuk melupakan masalah mendasar negara itu atas defisit perdagangan yang “tidak membuat bangga, apalagi mengagumi.

Artis yang berubah menjadi aktivis, Ratna Sarumpaet, mengatakan bahwa dia merasa video itu “norak”, membuang-buang uang dan selera buruk setelah serangkaian gempa mematikan baru-baru ini di pulau resor Indonesia, Lombok.

Seorang tokoh agama muda yang kontroversial, Felix Siauw, menulis di Twitter-nya bahwa jangan-jangan dia (Jokowi) adalah legenda di dunia motor yang selama ini berpura-pura menjadi presiden.

Postcomended   Kali Temi Kini Super Bersih Bagai Cheonggyecheon-nya Lumajang

Terakhir kali Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games pada 1962, presiden pertama negara itu Soekarno, juga dituduh sebagai melangsungkan proyek penuh kesia-siaan, pada saat ekonomi kala itu juga sedang berjuang.(***/dariberbagaisumber)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top