Internasional

Alih-alih Takut, Warga Merayakan Satu Gunung yang Longsor

Share the knowledge

 

Warga lembah Rauma merayakan longsornya Mannen, 5 September lalu. (gambar dari: AFP/Getty Images via Forbes)

Warga lembah Rauma merayakan longsornya Mannen, 5 September lalu. (gambar dari: AFP/Getty Images via Forbes)

Aih-alih takut dan cemas, penduduk di daerah pendakian populer Norwegia, mengaku lega ketika pada malam 5 September 2019, Mannen –bagian paling rentan dari gunung yang dikenal sebagai Veslemannen (Manusia Kecil)– runtuh. Kenapa mereka malah lega?

Aktivitas seismik tercatat ratusan mil jauhnya dari lembah Rauma di kota-kota besar termasuk Trondheim dan Bergen. Siang  keesokan paginya, skala keruntuhan segera menjadi jelas. Bagian gunung berukuran lebih dari 150 kaki hilang, termasuk formasi puncak menara yang telah menjadi perhatian khusus.

Direktorat Sumber Daya Air dan Energi Norwegia kini telah mengizinkan warga untuk kembali, menyatakan gunung dan lantai lembah aman, setidaknya untuk saat ini. Ahli geologi sekarang memeriksa situs untuk menemukan secara tepat berapa banyak batu yang jatuh, dan stabilitas sisanya.

Postcomended   Studi: Lautan Dunia Lebih Berbadai, Perubahan Iklim Berperan Meski Belum Dipahami

Tinggal di lembah Norwegia yang subur dikelilingi oleh gunung-gunung yang menjulang tinggi mungkin merupakan gagasan banyak orang tentang surga dunia, tetapi bagi penduduk bagian lembah Rauma, itu adalah mimpi buruk selama lima tahun.

Kembali pada 2014, Mannen mulai menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan. Hal ini menyebabkan seringnya evakuasi, dengan beberapa warga setempat harus meninggalkan rumah mereka 16 kali dalam lima tahun terakhir. Jalur kereta Rauma Line dan satu-satunya jalan melalui lembah itu juga sering ditutup, sehingga mengganggu bisnis dan pariwisata setempat.

Maka tidak mengherankan jika Walikota setempat, Lars Olav Hustad, menangis saat siaran langsung di TV ketika gunung itu akhirnya runtuh. Ketika menjadi jelas keruntuhan sudah dekat, dia pergi ke situs untuk melihatnya sendiri.

Postcomended   Greenland Meleleh Hebat, Kekuatan Badai di Seluruh Dunia Bakal Makin Besar

Seorang penduduk setempat, Gunn Walstad Sogge, yang tinggal di permukiman kecil Horgheim, memberi tahu stasiun TV NRK tentang kegembiraannya: “Kami benar-benar bahagia. Kami telah menari tarian kemenangan malam ini.”

Sebagian besar orang Norwegia telah menikmati rekor suhu musim panas ini, tetapi Norwegia bagian barat juga mengalami periode curah hujan yang tinggi. Juli lalu, serangkaian tanah longsor di dan sekitar Jølster menewaskan satu orang dan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan di wilayah terpencil.

Hujan deraslah yang memicu keruntuhan Veslemannen, dan para politisi memperingatkan bahwa insiden semacam itu akan segera menjadi normal baru.

“Seandainya Veslemannen hancur berkeping-keping, itu bisa membawa kereta api, infrastruktur kritis, dan rumah-rumah bersamanya,” kata Kjell-Borge Freiberg, menteri minyak dan energi Norwegia.

Dia mengatakan kepada New York Times bahwa perubahan iklim kemungkinan akan menyebabkan lebih banyak tanah longsor di negara itu: “Kami tahu ini mungkin (akan) terjadi lagi, bahkan di tempat-tempat yang dulu aman.”***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top