Internasional

American Airlines Baru Minggu Lalu Menyadari Sejumlah Fungsi pada 737 MAX

https://www.nlarenas.com/en/2017/12/737-max-8-landed-off-american-airlines/

American Airlines, salah satu maskapai yang menggunakan Boeing 737 Max 8 (sumber foto: nlarenas.com)

Kecelakaan yang menimpa Lion Air penerbangan JT610, menimbulkan kecemasan di sejumlah maskapai penerbangan dunia yang armadanya menggunakan pesawat 737 Max 8 yang mengalami kecelakaan tersebut. Salah  satu maskapai tersebut adalah American Airlines. Maskapai yang berbasis di Texas, AS, ini, mengaku “tidak menyadari” beberapa fungsi sistem anti-stall di Boeing  737 MAX hingga minggu lalu.

American Airlines Group mengatakan Rabu (14/11/2018), mereka “tidak menyadari” beberapa fungsi sistem anti-stall di Boeing 737 MAX hingga pihak Boeing dan Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat (AS), mengeluarkan panduan tentang sistem tersebut minggu lalu (5/11/2018). Panduan dikeluarkan menyusul insiden jet Lion Air yang jatuh di Laut Jawa pada 29 Oktober, yang menewaskan ke-189 orang di dalamnya.

FAA memperingatkan maskapai penerbangan pekan lalu bahwa masukan yang salah dari sensor sistem (angle of attack/AOA) dapat menyebabkan jet secara otomatis menekuk ke bawah (stall) bahkan ketika autopilot dimatikan, sehingga sulit bagi pilot untuk mengendalikan.

Menurut informasi yang diberikan oleh Boeing kepada maskapai penerbangan, seperti dilansir laman Reuters, sistem ini dirancang untuk mencegah jet dari kondisi stall. Stall dalam dunia penerbangan adalah keadaan dimana gaya angkat sayap tiba-tiba turun secara drastis.

Postcomended   Tunangan Khashoggi Desak Trump Sisihkan Kepentingan Perdagangan Demi Kebenaran

“Kami menghargai kemitraan kami dengan Boeing, tetapi tidak menyadari beberapa fungsi Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver (MCAS) yang dipasang pada MAX 8,” kata seorang juru bicara American Airlines. “Kami harus memastikan bahwa pilot kami sepenuhnya terlatih dalam prosedur, dan memahami sistem kunci pada pesawat terbang yang mereka terbangkan,” tambahnya.

Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Senin (12/11/2018) mengatakan, situasi yang dihadapi awak Lion Air yang mengalami kecelakaan itu tidak terdapat di dalam manual penerbangan pesawat. “Serikat-serikat pilot AS juga tidak menyadari potensi risiko itu,” kata serikat pekerja kepada Reuters. FAA dan Boeing, kata pihak berwenang pada Selasa, sedang mengevaluasi perlunya perubahan perangkat lunak atau desain pada jet 737 MAX  setelah kecelakaan Lion Air.

Juru bicara American Airlines mengatakan bahwa maskapainya terus bekerja dengan Boeing dan FAA dan akan terus memberikan informasi terbaru kepada pilot. Seorang juru bicara Boeing mengatakan pabrikan itu tidak dapat membahas secara spesifik investigasi yang sedang berlangsung tetapi itu telah memberikan dua pembaruan bagi operator di seluruh dunia yang menekankan kembali prosedur yang ada untuk menangani situasi yang berkaitan dengan MCAS.

Postcomended   BPJS dan Presiden Akan Digugat Karena Hentikan Penjaminan Obat Kanker Payudara

“Kami yakin dengan keselamatan dari 737 MAX,” katanya. “Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami dan merupakan nilai inti bagi semua orang di Boeing.”

Instruksi untuk Pilot Max 8

Seperti dilaporkan Kamis (8/11/2018), Boeing telah mengirimkan instruksi berupa bulletin kepada maskapai-maskapai penerbangan yang menggunakan jet 737 Max tentang bagaimana pilot harus bereaksi terhadap pembacaan yang keliru oleh alat sensor. Ini didasarkan pada temuan para penyelidik insiden Lion Air JT610, bahwa hal itu merupakan faktor kunci kecelakaan pesawat tersebut.

FAA akan memerintahkan maskapai penerbangan untuk mematuhi buletin dan akan mengambil “tindakan lebih lanjut” tergantung pada hasil penyelidikan. Kotak hitam JT610 disebut telah mengungkap adanya indikasi perbedaan cara pilot dan perwira pertama dalam mereaksi alat sensor AOA. Selain itu, kotak hitam tersebut juga mengungkap bahwa pesawat mengalami masalah kecepatan udara pada empat penerbangan terakhirnya.

Postcomended   Gara-gara Sang Boss Merokok Ganja, NASA Investigasi Keselamatan Kerja di SpaceX

Setidaknya ada lima maskapai di dunia yang menggunakan Max 8, selain Lion air dan American Airlines, juga Southwest Airlines (AS), Jet Airways (India), Copa Airlines (Panama), Garuda Indonesia, United Airlines (AS), Silk Air (Singapura). Boeing 737 Max 8 disebut sebagai pesawat dengan penjualan paling cepat sepanjang masa. Hingga kini disebutkan bahwa 737 Max telah menerima sekitar 4.700 pesanan dari 100 maskapai. ***

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top