Anggota DPR AS Menangis Bacakan Ancaman Kematian Terkait Kemuslimannya

Internasional
Share the knowledge

Rashida Tlaib (gambar dari: https://youtu.be/ae7RFrlm-fA)
Rashida Tlaib (gambar dari: https://youtu.be/ae7RFrlm-fA)

Anggota DPR AS (Kongres) perempuan Muslim pertama, Rashida Tlaib, menjadi emosional selama sidang DPR tentang terorisme domestik ketika dia membaca salah satu ancaman kematian yang dia terima. Ancaman tersebut berbunyi: “satu-satunya Muslim yang baik adalah yang mati”.

Sambil menahan air mata, politisi Demokrat asal Michigan ini membaca ancaman yang dia terima tak lama setelah peristiwa penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru, laman Washington Examiner melaporkan, Kamis (7/6/2019).

Dengan nada satir dia berkata, “Saya benar-benar gembira dan senang ketika saya mendengar sekitar 49 Muslim terbunuh dan banyak lagi yang terluka di Selandia Baru. Mari berharap dan berdoalah agar hal ini berlanjut di sini di Amerika Serikat yang baik. Satu-satunya Muslim yang baik adalah yang mati.”

“Bagaimana tidak cukup untuk menyebutkan bahwa itu berada di bawah terorisme domestik jika mereka menargetkan semata-mata berdasarkan pada keyakinan saya dan orang lain, dan mengatakan ‘seorang Muslim yang baik adalah yang mati?'” dia bertanya kepada asisten Direktur FBI untuk Anti Terorisme Michael McGarrity.

Postcomended   Temuan Wadah Dupa di Cina Diduga Bukti Tertua Keintiman Manusia dengan Ganja

“Kami mendapatkan begitu banyak (ancaman) dari mereka, dan aku terus bertanya apa yang terjadi, apa yang terjadi pada orang-orang ini?” Tlaib bertanya. “Aku seorang ibu. Aku ingin pulang ke rumah untuk kedua putraku.”

Tlaib (42), perempuan keturunan Palestina, bersama Ilhan Omar (36), seorang keturunan Somalia, telah menjadi dua wanita Amerika Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres. Keduanya terpilih dalam pemilu paruh waktu AS yang digelar November silam.

Tlaib mengambil distrik kongres ke-13 di Michigan dalam suatu pertarungan di mana dia adalah satu-satunya kandidat partai utama. Lahir di Detroit dari orang tua imigran Palestina, Tlaib membuat sejarah pada 2008 dengan memenangkan kursi legislatif Michigan, menjadi wanita Muslim pertama yang melakukannya.

Postcomended   AS Akan Tarik Sisa Diplomatnya dari Venezuela di Tengah Kekacauan Akibat Listrik Padam yang Dituding Didalangi AS

Platform kampanyenya termasuk janji mengamankan upah minimum 15 dollar AS, mencegah pemotongan untuk program kesejahteraan seperti Medicare dan Jaminan Sosial, serta menghentikan keringanan pajak untuk perusahaan besar.

Mengenai curhatan Tlaib terkait ancaman kematian tersebut, McGarrity mengatakan, FBI tidak membedakan antara ancaman teror domestik dan ancaman teror asing dan mereka menanggapinya dengan sangat serius.

“Aku bisa memberitahumu bahwa FBI (dan) Satuan Tugas Terorisme Bersama, kami bekerja keras,” katanya. “Jika ada undang-undang lain yang menurutmu dibutuhkan, datanglah ke Departemen Kehakiman.”

Serangan terhadap masjid di Christchurch, Selandia Baru, menewaskan lebih dari 50 orang dan melukai puluhan lainnya. Pelaku pembantaian itu –yang adalah seorang “white supremacy” melakukan serangan langsung dan merilis sebuah manifesto yang menjelaskan alasannya untuk menarget Muslim.***

Postcomended   Islam Tidak Sesuai dengan Nilai-nilai AS, Kata Dua dari lima Orang Amerika

 


Share the knowledge

Leave a Reply

Specify Instagram App ID and Instagram App Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Instagram Login to work