OMG! Uber Fire Anthony Levandowski After Alleged Theft - OMG News ... OMG News Today640 × 320Search by image Uber Fire Anthony Levandowski After Alleged Theft

OMG! Uber Fire Anthony Levandowski After Alleged Theft – OMG News … OMG News Today640 × 320Search by image Uber Fire Anthony Levandowski After Alleged Theft

Sejarah menunjukkan, teknologi baru dan penemuan ilmiah cenderung membentuk agama, membunuh dewa-dewa tua, dan melahirkan dewa-dewa baru. Atas dasar ini, proyek logis berikutnya untuk seorang insinyur Silicon Valley yang sukses sepertinya adalah mendirikan organisasi keagamaan pemuja Artificial Intelijen (AI), dengan dirinya sendiri sebagai “sang utusan”.

The Verge menulis, Anthony Levandowski adalah banyak hal bagi banyak orang: insinyur cemerlang, pengusaha serial, pebisnis yang kejam, pencuri rahasia dagang (yang terakhir  ini baru dituduhkan). Sekarang, berkat profil ekstensif di Backchannel, kategori lain bisa ditambahkan ke resume panjang Levandowski: pendiri gereja.

Postcomended   Uber Indonesia Terbelit Kasus Suap kepada Polisi

Diungkapkan Backchannel seperti dilansir The Guardian, Levandowski –yang sedang berada di tengah pertempuran hukum antara Uber dan Google Waymo (perusahaan kendaraan otonom Google)– telah mendirikan lembaga nirlaba keagamaan bernama “Way of the Future”.

Misi awal “Way of the Future” adalah: mengembangkan dan mempromosikan realisasi Ketuhanan berdasarkan AI (kecerdasan buatan). Dan melalui pemahaman dan pemujaan terhadap Ketuhanan (ini, akan) memberi kontribusi pada kemajuan masyarakat.”

Levandowski adalah salah seorang pendiri perusahaan truk otonom, Otto, yang dibeli Uber pada 2016. Namun dia dipecat dari Uber pada Mei 2017 di tengah tuduhan bahwa dia telah mencuri rahasia dagang dari Google untuk mengembangkan teknologi penggerak Otto.

Postcomended   RIP Yahoo: Yahoo Bakal Ganti Nama

Wajar tulis The Verge, jika Levandowski sangat percaya pada Singularitas, saat itu di masa depan di mana AI melampaui kecerdasan manusia, secara tiba-tiba memicu pertumbuhan teknologi yang pelan.

Bagaimanapun, Levandowski telah berperan penting dalam pengembangan dan peluncuran kendaraan otonom untuk Google (sekarang Waymo) dan Uber. Keterlibatan di dua perusahaan inilah yang sekarang membuatnya menghadapi tuntutan pidana, setelah Waymo menuduh Uber mencuri rahasia dirinya sendiri.

“Way of the Future” belum mengajukan formulir apapun kepada lembaga pajak AS (IRS) untuk memenuhi syarat sebagai organisasi keagamaan nirlaba (sehingga bebas pajak), namun telah mengajukan dokumen dengan California yang mengungkapkan Levandowski sebagai CEO dan presiden kelompok tersebut.

Postcomended   Robot "Artificial Intelligence" Milik Facebook Ngobrol Sendiri: Terpaksa Dimatikan

Penuhanan AI oleh Levandowski ini di tengah kecemasan sejumlah pakar AI yang melihat AI sebagai ancaman bagi kemanusiaan. CEO Tesla, Elon Musk, misalnya, alih-alih menuhankan AI justru membandingkan kerja AI sebagai “pemanggil setan,” dan memperingatkan berkali-kali bahwa teknologi tersebut memiliki risiko eksistensial terhadap kemanusiaan.***