Apple Ogah Dipaksa FBI Bongkar Kunci iPhone Milik Teroris

Apple Ogah Dipaksa FBI Bongkar Kunci iPhone Milik Teroris

Internasional
Share the knowledge

Sudah satu setengah tahun lebih biro investigasi federal (FBI) gagal membongkar data yang terdapat pada iPhone milik Syed Rizwan Farook, pelaku penembakan yang menewaskan 14 orang di San Bernardino, Amerika Serikat (AS).Padahal awal 2016, FBI sudah sesumbar bahwa atas bantuan pihak ketiga mereka berhasil menggeledah data di dalam iPhone Farook. Kini melalui pengadilan, FBI ingin memaksa Apple menyerahkan “kunci” tersebut. Tapi Apple tidak mau dipaksa-paksa.

Postcomended   Golden Globe 2018 Berikan Tiga Peraih Penghargaan Pertama dari Kulit Berwarna

Dalam wawancara dengan ABC, CEO Apple, Tim Cook, mengatakan, perusahaannya pertama kali mengetahui permintaan kontroversial itu lewat laporan media berita. “Saya pikir seharusnya untuk sesuatu yang begitu penting bagi negara tidak ditangani seperti ini,” kata Cook.

Seorang narasumber yang dekat dengan FBI mengatakan kepada BBC bahwa tim legal Apple adalah  yang pertama kali tahu tentang permintaan itu.

Farook bersama istrinya, Tashfeen Malik, pada Desember 2015 membunuh 14 orang dalam serangan di San Bernardino, California. Keduanya tewas ditembak aparat.

Postcomended   HAARP: Hugo Chavez Menyebutnya "Senjata Tektonik"


Share the knowledge

bit