Saudi Arabia's Frustrated Female Strivers - Bloomberg bloomberg.com800 × 533Search by image It’s not always easy being a woman in Saudi Arabia. Women are more likely than men to say they’re motivated by “striving to achieve,” according to a survey, as well as more likely to...

Saudi Arabia’s Frustrated Female Strivers – Bloomberg bloomberg.com800 × 533Search by image It’s not always easy being a woman in Saudi Arabia. Women are more likely than men to say they’re motivated by “striving to achieve,” according to a survey, as well as more likely to…

Arab Saudi benar-benar berniat melakukan revolusi di berbagai bidang. Ketika Malaysia masih plinplan apakah yoga haram atau halal, bahkan ulamanya tegas mengharamkan kegiatan ini haram, begitu juga dengan muslim di berbagai belahan dunia yang dengan sengit menganggap bahwa yoga adalah aktivitas agama tertentu, Saudi dengan enteng menyatakan yoga merupakan olahraga. Pernyataan ini menyusul keputusan moderat lainnya seperti mencabut larangan perempuan menyetir dan mencabut larangan terhadap bioskop.

Alarabiya melaporkan, Arab Saudi secara resmi mencantumkan yoga sebagai kegiatan olahraga, dan telah mengizinkan warga Saudi untuk mempraktikkan atau mengajukan sebuah lisensi praktik yoga.

Postcomended   Pangeran Saudi Gondrong Ini pun Diborgol

Izin ini dikeluakan melalui Kementerian Perdagangan dan Industri Arab Saudi. “Mereka yang ingin belajar atau mengajar yoga bisa mendapatkan lisensi dari kantor Kementerian Perdagangan dan Industri,” tulis situs Arab Saudi lainnya, Al Araby.

Salah seorang yang mendorong upaya ini adala Nouf Marwaai, pemegang lisensi guru yoga pertama di Arab Saudi. Pendiri Yayasan Yoga Arab ini telah berada di garis depan kampanye yoga di Arab Saudi dan mengajarkan yoga kepada ribuan orang di sana.

Dia dianggap berjasa mengembangkan olahraga ini di negeri kerajaan tersebut. Dalam upayanya memperjuangkan yoga sebagai olahraga, Nouf dikabarkan mulai mendekati pihak berwenang kerajaan sejak 2005.

Postcomended   Malala Desak Sejawatnya Sesama Peraih Nobel agar Kutuk Kekerasan pada Rohingya

Melalui seorang anggota Dewan Kerajaan, dia membuat mereka mempertimbangkan untuk menyetujui olahraga untuk wanita. “Penyakit saya membuat saya tertarik pada Yoga,” ujar perempuan 37 tahun ini.

Keputusan Saudi ini di tengah masih kontroversinya kegiatan yoga di kalangan muslim di seluru dunia. Ulama Muslim di Malaysia pada Januari 2015 mengeluarkan fatwa yang melarang segala tindakan terkait yoga.

Dilansir Republika dari Daily Mail, alasan pengharaman ini karena aktivitas tersebut dianggap berasal dari agama Hindu dan “dapat merusak iman seorang Muslim”.

Sementara itu ulama Indonesia melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI), lebih fleksibel. Detikcom melaporkan pada Desember 2014, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam, menyebutkan tiga poin: pertama, yoga yang murni ritual dan spiritual agama lain, hukumnya haram.

Postcomended   Menjadi Mualaf Istiqomah

Kedua, yoga yang mengandung meditasi dan mantra atau spiritual dan ritual ajaran agama lain, hukumnya haram. Ketiga, yoga yang murni olahraga pernapasan untuk kepentingan kesehatan, hukumnya mubah (boleh).***

Share the knowledge