Loading...
Internasional

Arkeolog Temukan Kapal Penguburan Bangsa Viking Hanya 20 Inci dari Tanah

Share the knowledge

Kapal Viking: seperti inilah kira-kira kapal penguburan Viking yang ditemukan di Uppsala (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=G53no4LqsAw)

Kapal Viking: seperti inilah kira-kira kapal penguburan Viking yang ditemukan di Uppsala (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=G53no4LqsAw)

Para arkeolog telah menemukan dua kapal penguburan Viking di Uppsala, Swedia. Mereka menyebutkan bahwa penguburan macam ini biasanya dilakukan bukan untuk rakyat biasa. Temuan ini disebut sebagai “sensasional”.

Menurut para arkeolog tersebut, kepada The Local, penemuan jenis ini jarang terjadi di Swedia. Sejauh ini hanya sekitar sepuluh penemuan sejenis yang terjadi di negara skandinavia seperti Swedia.

Padahal seperti kita ketahui, Viking adalah suku bangsa yang berasal dari negara-negara skandinavia seperti Norwegia, Denmark, termasuk Swedia. Namun memang, seperti dilansir BBC, bangsa ini terutama pada periode 700 hingga 1100 Masehi, banyak meninggalkan tanah air mereka di Skandinavia.

Mereka melakukan perjalanan dengan longboat ke negara-negara lain seperti Inggris dan Irlandia. Salah satu kisahnya adalah, ketika orang-orang Inggris pertama kali melihat perahu panjang Viking, mereka datang ke pantai untuk menyambut mereka.

Namun orang Viking malah melawan orang-orang lokal, mencuri dari gereja-gereja dan membakar gedung-gedung. Orang-orang Inggris menyebut mereka sebagai penjajah “Danes”, tetapi mereka sebenarnya datang dari Norwegia, Swedia, serta Denmark.

Seorang arkeolog yang bekerja dengan beberapa museum Swedia, Anton Seiler, kepada The Local seperti dilaporkan laman Newssweek, mengatakan, “Ini adalah penggalian unik. Kapal pemakaman (Viking) terakhir diperiksa 50 tahun yang lalu.”

Postcomended   Setelah Kembali ke Indonesia, Pencipta "Storybook Children" Meninggal di Jakarta

Dua kapal itu, yang digambarkan Seiler sebagai penemuan “sensasional”, digali di dekat tanah rumah pendeta di desa Gamla Uppsala musim gugur lalu.

Jenis penguburan ini, di mana individu ditempatkan di kapal berukuran penuh, menurut Seiler, tidak tersedia untuk rakyat biasa, melainkan diduga disediakan untuk individu dengan status tinggi.

“Hanya sekelompok kecil orang yang dimakamkan dengan cara ini. Anda bisa curiga bahwa mereka adalah orang-orang terkemuka di masyarakat pada saat itu, pasalnya kapal pemakaman pada umumnya sangat jarang,” jelas Seiler.

Dalam ekskavasi tersebut, para arkeolog hanya menemukan sisa-sisa satu individu. Namun, seperti yang biasa terjadi pada kapal pemakaman lainnya di wilayah ini, jenazah biasanya dibaringkan di samping beberapa benda seperti senjata, perisai, dan sisir, yang mungkin dimaksudkan agar dapat ikut dibawa ke alam baka. Tim arkeolog juga menemukan sisa-sisa hewan, termasuk kuda dan anjing.

Postcomended   Selamat Datang Kembali Winamp!

Meskipun tanggal pemakaman masih belum jelas, sebagian besar kapal makam jenis ini bisanya berasal dari Zaman Viking (793-1066 M) dari sejarah Skandinavia atau era yang mendahuluinya, yang dikenal sebagai Periode Vendel (500-793 M).

Dalam beberapa bulan terakhir, para peneliti juga menemukan kapal lain yang terkait dengan praktik penguburan di wilayah Skandinavia.

Para arkeolog dari Institut Norwegia untuk Penelitian Warisan Budaya (NIKU) menemukan kapal Viking besar sepanjang 66 kaki menggunakan teknik radar penembus-tanah canggih baru di Ostfold County, tenggara Norwegia.

Data radar yang dikumpulkan tim NIKU menunjukkan bahwa kapal itu pernah tertanam dalam gundukan besar yang secara bertahap dihancurkan oleh aktivitas pertanian seiring waktu. Anehnya, kapal itu tampak selamat sepenuhnya, meski hanya 20 inci di bawah lapisan atas tanah.

Postcomended   Belajar dari “Filosofi Monyet” ala Mahathir Mohamad

“Temuan ini sangat menarik karena kita hanya tahu tiga temuan kapal Viking yang terpelihara dengan baik di Norwegia, (semua) digali sejak lama,” Knut Paasche, kepala Departemen Arkeologi Digital di NIKU dan seorang ahli kapal Viking, mengatakan dalam sebuah pernyataan.***

Loading...


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top