Buy me a coffeeBuy me a coffee
Internasional

AS Bakal Jual Pesawat Tempur Canggih F-16V kepada Taiwan, Beijing Kepanasan

Share the knowledge

F-16 Viper. AS bikin panas Cina saat berencana menjual pesawat ini kepada "provinsi pembangkangnya" Taiwan. Wajar Cina kepanasan; ketika suatu wilayah membeli pesawat tempur, tentu bukan untuk hobi. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=Dh8k4i2pxVA)

F-16 Viper. AS bikin panas Cina saat berencana menjual pesawat ini kepada “provinsi pembangkangnya” Taiwan. Wajar Cina kepanasan; ketika suatu wilayah membeli pesawat tempur, tentu bukan untuk hobi. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=Dh8k4i2pxVA)

Beijing gerah atas rencana perusahaan-perusahaan AS yang akan menjual pesawat tempur F-16V canggih senilai 8 miliar dollar ke Taiwan; suatu wilayah di Cina kepulauan yang membangkang, yang dianggap Beijing sebagai bagian dari wilayah kekuasaannya. Cina bersiap membalas.

Cina mengatakan Rabu (21/8/2019), dilansir AFP, bahwa pihaknya akan memungut sanksi terhadap perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS) yang berencana menjual F-16V kepada Taiwan, dalam suatu langkah yang semakin mempererat hubungan Taiwan-AS.

Juru bicara kementerian luar negeri Cina, Geng Shuang, mengatakan dalam briefing harian bahwa AS harus “segera mundur” dari proposal penjualan senjata.

Geng mengatakan Cina mendesak AS untuk “menghentikan penjualan senjata dan interaksi militer dengan Taiwan” atau AS akan “menanggung semua konsekuensi yang timbul”, ancam Cina.

“Cina akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya sendiri, termasuk menjatuhkan sanksi kepada perusahaan AS yang terlibat dalam penjualan senjata ke Taiwan,” kata Geng. Dia tidak merinci langkah-langkah spesifik apa pun.

Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, memberi tahu Kongres (DPR AS) pekan lalu bahwa mereka berencana untuk menjual pesawat tempur meskipun telah berulang kali diperingatkan dari Cina. Awal pekan ini, Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan.

Postcomended   Pramugari Cathay Pacific Tak Harus Kenakan Rok Mini Lagi

Beijing dengan keras menentang semua penjualan senjata ke Taiwan, khususnya keberatan dengan penjualan jet tempur canggih. Meskipun kurangnya ikatan diplomatik formal, undang-undang AS mewajibkan Washington untuk memastikan Taiwan memiliki sarana untuk mempertahankan diri.

Taiwan adalah pulau yang diperintah secara demokratis yang memisahkan diri dari Cina daratan yang dikuasai Partai Komunis selama perang saudara pada 1949. Cina juga pernah menjanjikan sanksi terhadap AS pada Juli lalu ketika pemerintah Trump mengatakan pihaknya mempertimbangkan penjualan tank dan rudal udara kepada Taiwan senilai 2,2 miliar dollar AS.

Pemimpin Taiwan, Tsai Ing-wen, mengucapkan terima kasih kepada AS, Selasa (20/8/2019) karena menyetujui penjualan. “Paket-paket ini menegaskan kembali komitmen jangka panjang AS untuk membantu menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan,” kata Tsai. Dia juga mendesak Cina untuk menghormati hak Taiwan untuk membela diri.

Postcomended   Uber Kembali Ditinggal Salah Satu Boss-nya

Lockheed Martin

Salah satu perusahaan yang disasar Beijing untuk diberi sanksi, tampaknya adalah Lockheed Martin, produsen pesawat tempur canggih F-16 Viper. Bagaimana tak canggih, F-16 V memiliki sistem peperangan elektronik terbaru.

F-16V juga memiliki kokpit modern dengan pilotnya bakal dilengkapi Joint Helmet Mounted Cueing System II (JHMCS II), yang mempermudah penguncian sasaran dan menembaknya dengan rudal Raytheon AIM-9X Sidewinder.

F-16 Viper dibangun dengan struktur kerangka lebih kuat daripada F-16 biasa sehingga menambah umur pesawat menjadi 12.000 jam terbang. Kemampuannya menggotong segala jenis rudal menambah seksi pesawat tempur ini.

APG-83 Active Array Radar-nya, dapat melacak 20 target secara bersamaan. Lockheed Martin sendiri disebut telah menyertifikasi lebih dari 3.300 konfigurasi lebih dari 180 jenis senjata.

Negara pertama yang akan menjadi pengguna F-16V adalah Bahrain. Negeri kerajaan di jazirah Arab ini menandatangani kontrak pembelian senilai 1,12 miliar dolar AS untuk pengadaan 16 unit F-16V.

Postcomended   Stevie Wonder Bergabung dengan Twitter, Ini Cuitan Petamanya

Indonesia dikabarkan juga berminat mengakuisisi F-16 Viper antara 32-48 unit senilai 4,5 miliar dolar AS.
Meski demikian sampai detik ini belum ada kejelasan mengenai iya tidaknya Indonesia untuk membeli F-16 Viper. Dikutip dari National Interest, belum lama ini, Lockheed Martin juga telah menawarkan pesawat tempur ini kepada TNI AU.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Buy me a coffeeBuy me a coffee
Buy me a coffeeBuy me a coffee
To Top