Untuk membuat masyarakat Indonesia demam Asian Games, Panitia Pelaksana Asian Games 2018, INASGOC keliling ke beberapa sekolah di Palembang. Mulai dari tingkat SD hingga SMP. Hari pertama promosi ‘Asian Games Goes to School’, berlangsung di SMP Negeri I Palembang.

Acara ini dipimpin staf khusus Ketua Umum INASGOC, Nirmala Dewi, bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel Akhmad Yusuf Wibowo. Di sekolah yang terletak di kawasan Talang Semut tersebut, tim INASGOC melakukan sosialisasi. Tiga maskot Asian Games XVIII tak lupa dibawa. Yaitu Bhin-bhin, Atung, dan Kaka.

Menariknya, dilakukan di layar mobil Asian Games. Kontennya mengenai pengertian Asian Games, maskot Asian Games, dan lain sebagainya.

Tak hanya itu, dilakukan juga pertandingan bola basket 3 on 3, lomba memasukan bola ke ring basket, lomba memasukan bola ke lubang. Hadiahnya adalah kaos gratis.

“Jadi ini dalam rangka kegiatan Asian Games. Kegiatan ini dilakukan serentak di Palembang dan Jakarta. Lokasinya dibeberapa SMP dan SD. Ini dalam rangka sosialisasi Asia Games, tak hanya untuk kalangan dewasa tapi juga anak-anak,” kata Staf Khusus Ketua Umum INASGOC Nirmala Dewi, Rabu (9/5).

“Mereka sangat antusias, tadi sudah ada penampilan tarian, bermain alat musik, 3 on 3, flashmob, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Postcomended   Tips wisata Kawah Putih Ciwidey

Sementara itu, Humas KONI Sumsel, Darmansa, menjelaskan, kegiatan serupa juga berlangsung di Jakarta. Menurutnya, Asian Games selain harus diketahui oleh orang dewasa juga layak dipahami oleh anak seusia sekolah. Untuk itu, Asian Games Goes to School di Palembang akan sambangi tujuh sekolah SD dan SMP di Palembang. Tepatnya pada 7-11 Mei 2018. 

”Setelah dari SMPN 1, dilanjutkan ke SD Bina Ilmi, SDN 109, SDN 01, SDN 149, SDN 195 dan SMP N 52. Melalui ‘Asian Games Goes to School’, kita ingin di Sumatera Selatan dan Indonesia ada demam Asian Games seperti yang diinginkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin,” katanya.

Sementara Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan, selain untuk mengajak anak Indonesia terlibat dalam Asian Games, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai olahraga kepada anak-anak Indonesia. Hal ini dirasa penting. Karena, terdapat banyak nilai positif dari olahraga. Dan olahraga dapat membentuk karakter calon pemimpin.

Postcomended   Kemenpar Promosikan Borobudur melalui Famtrip Vesak Day 2562 BE

“Olahraga merupakan bagian yang esensial dari pendidikan. Sebab, pendidikan menumbuhkan bukan hanya aspek intelektual, melainkan juga fisik, sosial, dan emosional. Olahraga mengajarkan kekuatan jasmani, tetapi juga sportivitas, kerja sama, kepercayaan diri, menetapkan target, dan strategi yang semuanya bisa dimanfaatkan optimal untuk perkembangan anak secara utuh,” ujarnya.

Kegiatan yang akan dilakukan pada Asian Games Goes to School antara lain adalah kompetisi, games, coaching clinic, story telling dan masih banyak lagi. Melalui kegiatan-kegiatan ini, Inasgoc berharap dapat memberikan dampak yang positif bagi anak Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya punya hasrat besar ikut mempromosikan Asian Games 2018. Ia ingin semangat pesta olahraga negara se-Asia itu merasuki masyarakat Indonesia.

“Kami harapkan (Asian Games) menjadi euforia, demam seluruh masyarakat merasa keikutsertaannya dalam Asian Games,” ujar Menpar Arief Yahya. 

Menpar Arief Yahya mengatakan, seluruh kementerian dan lembaga akan memadukan promosi Asian Games secara selaras. Hal ini diharapkan bisa membuat promosi kian masif.

Rencananya, promosi besar-besaaran Asian Games akan dimulai pada 10 Mei 2018. Tanggal itu dipilih karena tepat 100 hari jelang gelaran pesta olahraga negara se-Asia itu digelar pada 18 Agustus 2018.

Postcomended   Daimler Kibarkan Bendera Perang pada Tesla

“Lalu yang kedua tanggal 13 Mei 2018 ada parade. Walhasil kami menyatakan sudah siap dengan promosi untuk Asian Games 2018,” kata dia.

Share the knowledge