Global Sports, Apparel, Team, Uniforms trader - Kwaussie Made-in-China.com616 × 276Search by image Kwaussie

Global Sports, Apparel, Team, Uniforms trader – Kwaussie Made-in-China.com616 × 276Search by image Kwaussie

Terinspirasi oleh krisis kewarganegaraan ganda yang melanda politik di Australia, istilah “Kwaussie” –campuran Kiwi dan Aussie– Senin (4/11/2017) dipilih sebagai “word of the year” alias kata tahun ini di Australia. Sebelumnya kata ini telah digunakan secara terbatas untuk menggambarkan kewarganegaraan ganda Selandia Baru dan Australia, namun menjadi viral ketika Wakil Perdana Menteri Australia, Barnaby Joyce, diketahui memiliki kewarganegaraan “Kiwi” pada Agustus.

Barnaby adalah salah seorang yang menduduki posisi kepala tertinggi Australia di mana ketentuan konstitusionalnya membatasi kewarganegaraan ganda bagi yang akan menjadi anggota di parlemen federal. Aturan ini telah memaksa delapan anggota parlemen mengundurkan diri sejauh ini.

Postcomended   Eropa Terancam Kehilangan Konsep Ayah, Ibu, Suami, dan Istri

“Ada ‘covfefe’, ‘fake news’, dan ‘tweetstorms’. Namun Pusat Kamus Nasional Australia (National Dictionary Centre Australia/NDCA) telah mencari ‘word of the year’ yang menarik baik secara leksikal maupun bagi orang Australia,” ujar Amanda Laugesen, direktur NDCA, dalam sebuah pernyataan.

Kata “covfefe” misalnya viral ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan salah ketik dalam Twitter-nya dan ramai dibahas warganet. Menyadari kesalahannya itu, Trump bercanda dengan meminta publik menebak arti kata “covfefe”.

Laugesen mengatakan “Kwaussie” pertama kali digunakan padal 2002 untuk menggambarkan aktor Russell Crowe. Dia digambarkan sebagai Kwaussie  yang tidak dapat memutuskan apakah dia Kiwi atau Aussie.

“Bukti selanjutnya menunjukkan penggunaannya sangat didominasi oleh Australia, terutama ditemukan di media sosial, dan juga ditemukan dengan varian ejaan termasuk Kwozzie dan Kwozzy.

Postcomended   "Feminisme" Dinobatkan sebagai Kata Tahun Ini, Kata "Dottard" Membuntuti

“Terima kasih kepada dua Kwaussies yang diidentifikasi tidak memenuhi syarat untuk duduk di parlemen –Barnaby Joyce dan Senator Hijau Scott Ludlam– istilah ini sekarang menjadi lebih dikenal,” kata Laugesen.

Joyce secara otomatis mengakuisisi kewarganegaraan Selandia Baru melalui ayahnya, dan dipaksa memilih pada akhir pekan lalu.

Krisis kewarganegaraan telah menelan sejumlah anggota parlemen yang mengaku memiliki kewarganegaraan ganda tanpa sadar, dan lebih mengancam lagi terhadap politisi yang diberi tenggang waktu minggu ini untuk mengetahui status kewarganegaraan mereka.

NDCA adalah pusat penelitian leksikografis Australia, yang melakukan penelitian terhadap kamus bahasa Inggris dan pengeditan bahasa Inggris.***

Postcomended   Cadangan Migas Baru Ditemukan, Siapa yang Bahagia?

 

Share the knowledge