Mengapa Kita Mendengkur Saat Tidur? - YouTube YouTube1280 × 720Search by image Mengapa Kita Mendengkur Saat Tidur?

Mengapa Kita Mendengkur Saat Tidur? – YouTube YouTube1280 × 720Search by image Mengapa Kita Mendengkur Saat Tidur?

Selama ini, kita menganggap mendengkur saat tidur adalah sesuatu yang normal, bahkan seolah-olah menjadi gambaran nyenyaknya tidur seseorang. Kenyataannya, mendengkurmerupakan gejala terhambatnya saluran napas, dan ini dapat menyebabkan kadar oksigen yang dibutuhkan tubuh tidak tercapai. Seringkali, saluran napas para pendengkurini bahkan akan terhenti, dan berujung pada kualitas hidup yang amburadul.

Dalam kondisi saluran napas benar-benar tertutup,si penderita terpaksa akan terbangun mendadak untuk menarik napas kembali. Gejala ini di dalam dunia medis disebut dengan nama tidur apnea, atau juga OSA yang merupakan singkatan dari Obstructive Sleep Apnea (OSA). “Gejala itu dalam jangka panjang  berisiko terkena penyakit tekanan darah tinggi, diabetes, serangan jantung dan stroke,” ungkap Pakar Kardiologi, Bambang Budi Siswanto, MD, PhD, dalam acara peringatan World Sleep Day di Jakarta, Rabu (27/3). Jadi jelas, mendengkur bukan sesuatu yang normal. Durasi terjadinya apnea bervariasi sampai 10 detik atau bahkan lebih lama. Saat sleep apnea terjadi, karbondioksida, alih-alih oksigen, akan menumpuk di dalam darah. Lalu otak akan mendeteksi adanya kekurangan oksigen dan memberi sinyal pada saraf-saraf agar si penderita terbangun untuk menarik napas kembali secara normal. Tubuh akan melakukan tarikan napas itu secara dalam dan cepat.Dalam keadan seperti ini, si penderita biasanya akan mendadak bangun dalam keadaan seperti tercekik dan gelagapan

Postcomended   Sekolah di Finlandia Hanya Tiga Jam Sehari, Selebihnya Main

SELANJUTNYA : 
Awas, Mendengkur adalah Indikasi Tersumbatnya Jalan Napas (2)
Awas, Mendengkur adalah Indikasi Tersumbatnya Jalan Napas (3)
Awas, Mendengkur adalah Indikasi Tersumbatnya Jalan Napas (4)

Share the knowledge