Tak Disangka, Ternyata ada Sosok 'Bidadari' Cantik dalam Pasukan ... Grid.ID Briptu Rachel, si cantik dalam tim penyerbu napi teroris

Tak Disangka, Ternyata ada Sosok ‘Bidadari’ Cantik dalam Pasukan … Grid.ID Briptu Rachel, si cantik dalam tim penyerbu napi teroris

Kabar terbaru tentang teroris serang Mako Brimob cukup mencengangkan. Teroris kini tidak lagi beraksi secara sembunyi-sembunyi, layaknya aksi terorisme sebelumnya. Bahkan mereka malah mendekat ke petugas keamanan negara. Bak masuk ke kandang singa, teroris JAD atau Jamaah Ansharut Daulah itu tewas.

Petugas keamanan negara adalah orang-orang yang sudah siap siaga dan terlatih secara fisik dan psikis. Bukan bermodal kuat saja, yakni dengan mengandalkan senjata, melainkan juga sigap dalam menghadapi musuhnya. Indra pembaunya sudah mengendus jejak musik dari jarak jauh. Seperti kedatangan 4 teroris ke Bekasi yang akan berencana menyerang Mako Brimob.

Mako Brimob adalah salah satu penjara yang ada di Jawa Barat. Jeruji besi ini kenangan dihuni oleh para teroris. Jadi Mako Brimob ini dijaga sangat ketat, mengingat jaringan teroris sangatlah luas. Satu teroris di penjara atau ditangkap, masih banyak anggota jaringan teroris lain yang semakin matang melakukan perencanaan untuk menyerang atau melakukan kerusuhan.

Postcomended   Siapa Penemu Benua Amerika Sebenarnya? Ini Jawabannya

Begitupun dengan tujuan teroris serang Mako Brimob yang dilakukan beberapa hari lalu, tepatnya 11 Mei 2018. Mereka akan menyelamatkan kawannya yang ada di balik bui, sehingga nekat datang ke Bekasi. Namun kesiagaan petugas kepolisian tidak bisa diragukan lagi, sehingga langsung mampu meringkus keempat teroris tersebut. Mereka berisinial AM asal Medan, HG dan RA asal Tasikmalaya, serta JG Garut. Keempatnya adalah komplotan teroris dari JAD.

Dari hasil penangkapan anggota Mako Brimob terhadap keempat teroris tersebut, ditemukan banyak senjata yang membahayakan. Diantaranya adalah 28 butir peluru senapan angin, 3 buah dan busur besi,sebilah sangkur, dua bilah golok, 35 butir peluru kaliber 9 mm, 25 buah paku tembak, serta dua bilah belati. Semua barang bawaan kemudian disita untuk barang bukti. Barang bukti itu akan memberatkan hukuman teroris tersebut. Pasal berlapis pun akan menghampiri vonis para teroris tersebut.

Namun naas, saat penangkapan, dua diantara empat teroris serang Mako Brimob. Mereka adalah JG dan RA. Aksinya adalah dengan melawan anggota Brimob. Mereka mencoba untuk membunuh anggota Mako Brimob dengan mencekiknya. Alhasil borgol keduanya terlepas. Niat untuk segera kabur pun menjadi tujuan utama. Namun hal tersebut tidak berhasil, karena petugas Mako Brimob langsung menembakkan peluru ke kedua teroris yang membangkang tersebut. Keduanya berhasil dilumpuhkan dan segera dibawa ke rumah sakit.

Postcomended   Dengan Surat Tiga Paragraf, Trump Batalkan Pertemuan dengan Kim

Dari wacana teroris serang Mako Brimob, RA meninggalkan sedangkan JD masih hidup namun masih membutuhkan perawatan intensif di RS Bhayangkara. Sebuah aksi nekat teroris berencana menerobos Hotel Prodeo. Teroris tidak lagi takut dengan polisi. Yang penting adalah sindikatnya bisa sukses melakukan aksinya. Tidak peduli apapun yang akan dijalani membahayakan diri sendiri atau orang lain.

Share the knowledge