Kasus Gayus Berdampak Negatif bagi Iklim Investasi VOA Indonesia1023 × 575Search by image

Kasus Gayus Berdampak Negatif bagi Iklim Investasi VOA Indonesia1023 × 575Search by image

Sebelumnya, Fuad banyak dihujani tudingan bahwa reformasi birokrasi antara lain berupa remunerasi di Direktorat Jendral Pajak (DJP) gagal. Hal itu mengemuka sejak tertangkapnya Pargono Riyadi, penyidik pegawai negeri sipil (PNS) di DJP, dalam operasi tangkap tangan oleh KPK, Selasa (11/4). Sehari kemudian, KPK menetapkan Pargono sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap wajib pajak.

Menurut Fuad, keberhasilan KPK bersama DJP menangkap maling seperti Pargono adalah keberhasilan yang patut diapresiasi. “Jadi, kalau kita tangkap orang (seperti Pargono) kan bagus. Tapi, setelah maling itu ditangkap, tidak berarti tidak ada maling lagi,” kata Fuad. Ia menambahkan, jika seluruh petugas pajak adalah maling, mustahil bagi DJP menyetorkan kepada negara hingga Rp 800 triliun tahun lalu.

Postcomended   Toto Sering Kunjungi Dada Rosada, Adhli: Biar Bandung Tetap Kondusif

Menanggapi penanggapan Pargono, Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (Sekjen MIUMI), Bachtiar Nasir, mengapresiasi kerja DJP dan KPK. Namun dia berharap, aksi ini harus bisa menjangkau mafia pajak besar. Mafia pajak ini bersifat sistemik. Karena itu untuk memberantasnya juga butuh komitmen kuat serta keberanian dari Ditjen Pajak (DJP), lanjutnya .

Postcomended   Idap Bipolar, Sinead O'Connor Unggah Video di Facebook, Mengatakan Sedang Bunuh Diri

SELANJUTNYA : 
Bakal Ada Gayus-Gayus Lainnya Lagi yang Tertangkap (1)
Bakal Ada Gayus-Gayus Lainnya Lagi yang Tertangkap (3)