Airbus : l'A350-900ULR ouvre l'ère des vols d'ultra longue durée rtl.fr ÉDITO - Désormais, où que vous vous trouviez sur la Terre, toute ville sera accessible avec un vol direct.

Airbus : l’A350-900ULR ouvre l’ère des vols d’ultra longue durée rtl.fr ÉDITO – Désormais, où que vous vous trouviez sur la Terre, toute ville sera accessible avec un vol direct.

Rute penerbangan yang memegang rekor waktu paling lama, akan kembali dijajal Singapore Airlines. Setelah sempat dibekukan pada 2013 dengan alasan berat di ongkos bahan bakar, rekor penerbangan terlama menjadi dipegang Qatar Airways dengan rute dari Doha ke Auckland, Selandia Baru. Kini Singapore Airlines kembali akan mengoprasikan rute terlama tersebut yang memakan waktu 18 jam 45 menit.

Singapore Airlines akan menghidupkan kembali penerbangan langsung terpanjang di dunia pada Oktober yang akan datang, menggunakan pesawat jet baru yang hemat bahan bakar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan profitabilitas pada rute New York yang populer dengan pelancong bisnis.

Jet hemat bahan bakar versi ultralong dari Airbus A350-900 ini, kata maskapai ini Rabu (30/5/2018), nantinya akan terbang sejauh 16.700 km antara Bandara Changi, Singapura, dan Bandara Liberty, Newark, New York, AS, dalam 18 jam dan 45 menit.

Rute ini akan menjadi yang terlama baik dalam jarak dan waktu penerbangan, melebihi penerbangan Qatar Airways antara Doha, Qatar, dan Auckland, Selandia Baru.

Sebelumnya, pesawat penumpang berbendera Singapura ini memulai layanan nonstop ke New York pada 2004 dengan empat mesin Airbus A340-500. Meskipun berjam-jam, penerbangan populer dengan pelancong bisnis untuk kenyamanan mereka. Namun maskapai menghentikan rute pada tahun 2013 ketika harga bahan bakar melonjak.

Untuk layanan yang dihidupkan kembali ini, operator akan menargetkan pelancong bisnis tajir dan jet-setter yang sibuk dengan menawarkan perjalanan tercepat antara Singapura dan New York; rute udara terkemuka baik di Asia maupun Amerika Utara.

Postcomended   Asal Usul Mitos Orang Sunda Nggak Boleh Nikah Sama Orang Jawa

Kabin akan terdiri dari kelas bisnis 67-kursi dan kelas ekonomi premium 94 kursi. Tak hanya New York, Singapore Airlines juga merencanakan rute langsung ke Los Angeles, menggunakan pesawat yang sama.

Penerbangan akan meningkatkan konektivitas ke dan melalui hub Singapura, kata CEO Singapore Airlines, Goh Choon Phong.

Singapore Airlines, yang telah menjadi pelanggan saat peluncuran A350-900ULR yang hemat bahan bakar ini, akan menerima pesawat pertama dari pesawat bermesin ganda ini pada September 2018, dari tujuh yang dipesan oleh perusahaan yang seluruhnya akan tiba sebelum akhir tahun.

Sementara itu Forbes melaporkan, Singapore Airlines bahkan telah memesan total 67 unit tipe A350-900, termasuk tujuh model Ultra-Long-Range. Maskapai ini juga, sebut Nikkei Asian Review (NAR), termasuk yang menerbangkan jet berbadan lebar Boeing’s Dreamliner, termasuk rute ke pasar Jepang yang dianggap “sangat penting”.

Agar Tidak Gila di Penerbangan 18 Jam Non-stop
Dilansir Forbes, sebelum pengiriman dimulai, minggu ini Airbus melakukan uji coba pertamanya dengan rute perjalanan pulang-pergi selama lima jam berawal dan berakhir di markas besar konsorsium di Toulouse, Prancis. Namun lima jam tidak ada apa-apanya karena pesawat ultra-long-range ini mampu terbang lebih dari 20 jam non-stop.

Postcomended   4.000 Calon Bayi Amerika Musnah di Klinik Kesuburan

Airbus mengatakan, untuk menghabiskan 20 jam di pesawat, pihaknya telah menyediakan pelayanan kenyamanan tingkat tertinggi. Beberapa fasilitas untuk menjaga penumpang agar tidak menjadi gila adalah termasuk apa yang diklaim Airbus sebagai kabin kembar; berupa lorong paling tenang (sempurna untuk mondar-mandir) dan juga jendela yang lebar di setiap kursi.

Pesawat juga membanggakan sistem pencahayaan yang dapat memberi kenyamanan saat terjadi perubahan waktu. Kabin difasilitasi teknologi yang dapat memperbarui udara setiap dua menit sambil membantu mengatur suhu kabin. Jumlah tempat duduk lebih sedikit dengan lebih banyak kursi kelas bisnis untuk penumpang dengan bayaran lebih tinggi.

Tren Penerbangan Jarak Jauh
Menurut laporan Nikkei Asian Review, meningkatkan rute-rute bisnis jarak jauh bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dari penumpang, setelah operator penerbangan Singapura ini mengalami program restrukturisasi tiga tahun. Perolehan keuntungan perusahaan menghadapi tekanan akibat persaingan ketat di pasar penerbangan Asia.

Dengan memanfaatkan jenis pesawat terbaru yang hemat bahan bakar, maskapai-maskapai penerbangan secara global kini mulai berani meluncurkan rute super jauh (ultralong).

Postcomended   Buku 40 Tahun Alumni Swara Maharddhika

Maskapai penerbangan Australia, Qantas Airways, memulai debut layanan langsung antara Perth dan London bulan ini dengan menggunakan Boeing 787-9. Rute Sydney ke London, kemungkinan, kata pihak Qantas, akan menyusul. Sementara itu maskapai berbasis di AS, United Airlines, bahkan sudah sejak tahun lalu terbang langsung dari Los Angeles ke Singapura.

Apakah layanan-layanan ultralong ini akan menaikkan batas bawah bagi para operator penerbangan, masih belum diketahui, terutama karena harga minyak mengalami tren naik. Namun pusat aktivitas angkutan udara seperti Singapura dapat mengambil manfaat jika tren ini terus meluas.(***/nikkeiasianreview/forbes)

Share the knowledge