https://www.wikihow.com/images/thumb/d/d7/Clean-a-House-Step-19.jpg/aid13268-v4-728px-Clean-a-House-Step-19.jpg

Hanya dengan 30 menit sehari beraktivitas ringan-seperti membersihkan rumah, telah dikaitkan dengan menurunnya risiko kematian. Anda bahkan tidak perlu berkeringat untuk menuai manfaat kesehatan dari aktivitas fisik tersebut. Menurut peneliti, ukuran ini bisa membesarkan hati para lansia yang merasa berat dengan pedoman nasional yang menyarankan aktivitas fisik lebih berat.

Hal itu diungkapkan penelitian terbaru di Journal of American Geriatrics Society. Dalam sebuah penelitian terhadap wanita berusia 65 dan lebih tua, beraktivitas fisik seperti membersihkan rumah, telah dikaitkan dengan risiko kematian lebih rendah.

Olahraga dengan intensitas sedang, seperti bersepeda atau berjalan cepat, dikaitkan dengan pengurangan risiko kematian yang lebih besar lagi. Penulis riset mengatakan, memperbaiki aktivitas fisik yang lebih ringan dan sedang, hampir sama efektifnya dengan latihan ketat untuk mencegah penyakit.

“Paradigma perlu diubah saat kita berpikir untuk bersikap aktif,” kata penulis senior Andrea LaCroix, profesor pengobatan keluarga dan kesehatan masyarakat di Universitas California, San Diego, AS. Untuk studi tersebut, LaCroix dan rekan-rekannya meminta 6.000 wanita berusia 65-99 untuk memakai alat pelacak aktivitas selama tujuh hari saat mereka melakukan aktivitas sehari-hari.

Postcomended   Rotasi Bumi Melambat, Wilayah Khatulistiwa Terancam Gempa Besar pada 2018

Para responden wanita tersebut kemudian dipantau rata-rata untuk tiga tahun. Berdasarkan data pelacak aktivitas para wanita itu, para periset menemukan bahwa mereka yang melakukan aktivitas fisik ringan setidaknya 30 menit sehari, 12% lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal, dibandingkan dengan mereka yang melakukan lebih sedikit.

Mereka yang mendapat tambahan 30 menit aktivitas sedang, 39% lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal. Aktivitas fisik ringan mencakup hampir semua jenis perilaku yang tidak duduk seperti berjalan ke kotak surat, berjalan-jalan di sekitar lingkungan rumah, dan mencuci pakaian.

Aktivitas seperti ini merupakan lebih dari 55% aktivitas sehari-hari orang dewasa yang lebih tua, kata LaCroix. “Kami selalu diberitahu bahwa jenis aktivitas ini tidak cukup baik untuk Anda,” kata LaCroix.

“Tapi kami memiliki bukti kuat bahwa aktivitas fisik ringan dapat mengurangi risiko kematian seorang wanita selama 3-4 tahun ke depan, dan kita melihat manfaatnya substansial dan tidak tergantung pada aktivitas fisik apakah itu sedang ataupun kuat.”

Penelitian ini tidak dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat antara tingkat aktivitas dan risiko kematian, melainkan hanya asosiasi. Tapi kaitannya ada pada semua jenis wanita dalam penelitian ini, termasuk semua ras dan etnis, wanita yang mengalami obesitas dan yang tidak, wanita dengan kemampuan fungsional tinggi dan rendah, dan wanita yang lebih tua dan lebih muda dari usia 80 tahun.

Postcomended   Berharap Bumi Selamat pada Ulat Pemakan Plastik

Seiring bertambahnya usia pada orang dewasa, mereka menghabiskan lebih banyak energi untuk melakukan aktivitas yang sama seperti saat mereka masih muda, kata LaCroix. Jadi, untuk dapat membakar kalori dalam jumlah yang sama atau untuk membuat detak jantung mereka naik, mereka tidak perlu berolahraga sebanyak atau seintens mungkin.

Pedoman nasional menyarankan agar orang dewasa berusia di atas 65 tahun mengikuti panduan yang sama dengan orang muda: untuk mendapatkan setidaknya 150 menit aktivitas fisik sedang hingga kuat per minggu.

LaCroix mengakui penelitiannya membantah pedoman tersebut dan menunjukkan bahwa orang dewasa yang lebih tua masih dapat memperoleh manfaat pada tingkat di bawah pedoman moderat hingga kuat tersebut.

“Menurut saya, pedoman saat ini mengecilkan hati para orang tua yang tidak percaya bahwa mereka dapat melakukan 150 menit latihan keras per minggu” kata LaCroix.

Postcomended   Rasa Pahit Berkorelasi dengan Psikopati: Senang Melihat Orang Kesakitan

“Mereka mengangkat tangan dan berpikir, ‘itu bukan untuk saya.’ Tetapi setiap orang (sudah pasti) melakukan aktivitas fisik ringan, dan gagasan bahwa melakukan lebih banyak aktivitas sehari-hari dapat memiliki manfaat kesehatan yang substansial, harus menjadi berita baik.”***

 

Share the knowledge