http://media.socastsrm.com/wordpress/wp-content/blogs.dir/106/files/2017/09/MOTOE-Trailer-release-website.jpg

Film adaptasi dari novel detektif karya Agatha Christie tahun 1934 berjudul “Murder on the Orient Express”, mulai tayang di Amerika Serikat (AS). Kennet Branagh di film ini menjadi pemeran utama, yakni sebegai Hercule Poirot, sekaligus sutradara film dengan judul sama dengan novelnya ini. Namun bagi pecinta Poirot, ada yang sedikit mengganggu: kenapa Poirot yang diperankan Branagh ini tak digambarkan berkepala plontos?

Sejumlah bintang Hollywood ternama terlibat dalam film ini, sebut saja Johnny Depp, Michelle Pfeiffer, Willem Dafoe, Penelope Cruz, Judi Dench, Derek Jacobi, dan Daisy Ridley.

Branagh sebagai Poirot, bertugas menyelidiki pembunuhan seorang penumpang di atas kereta api jarak jauh yang sibuk. “Murder on the Orient Express” sebelumnya pernah diadaptasi ke dalam bentuk film televisi pada 2001 yang dibintangi Alfred Molina.

Namun, boleh dibilang, adaptasi paling terkenal dari buku ini adalah versi film Sidney Lumet 1974, yang dibintangi Lauren Bacall, Ingrid Bergman, Richard Widmark, Sean Connery, John Gielgud, Vanessa Redgrave, Michael York, Jacqueline Bisset, dan Anthony Perkins, dengan Albert Finney memainkan peran Poirot.

“Murder on the Orient Express” dirilis di bioskop Inggris pada  3 November dan AS pada 10 November 2017. Kapan di Indonesia? Jika merujuk pada akun Instagram 20thcenturyfoxid, film ini kemungkinan akan tayang di Tanah Air pada 29 November 2017.

Tinggal 1 bulan lagi sampai kita mengetahui siapa pembunuhnya… #OrientExpressMovie di bioskop November.

A post shared by 20th Century Fox Indonesia (@20thcenturyfoxid) on

Fim “Murder on the Orient Express” berkisah tentang detektif andalan Agatha Christie, Hercule Poirot, yang terpanggil menyelidiki kematian seorang penting asal Amerika yang ditemukan tewas di dalam kompartemennya yang terkunci dari dalam, di kereta api Orient Express.

Ketika Orient Express terpaksa berhenti di tengah jalan karena badai salju yang mengerikan, Poirot terjebak bersama para pembunuh yang sedang berada di dalam kereta api tersebut.(***/theguardian/pusatsinopsis)