Biksu Radikal Wirathu Dilarang Khutbah Selama Setahun di Negaranya ... Islam NUsantara624 × 351Search by image Biksu Radikal Wirathu Dilarang Khutbah Selama Setahun di Negaranya Tapi Sok-sokan Ingin Serang Aceh

Biksu Radikal Wirathu Dilarang Khutbah Selama Setahun di Negaranya … Islam NUsantara624 × 351Search by image Biksu Radikal Wirathu Dilarang Khutbah Selama Setahun di Negaranya Tapi Sok-sokan Ingin Serang Aceh

Usai otoritas Buddha Myanmar menyatakan melarang organisasi Buddha garis keras, Ma Ba Tha, pada Maret 2017 dan akan berlaku Juli ini, kelompok biksu garis keras ini tak henti berseteru dengan pemerintah. Belum lama ini salah satu biksunya yang dikenal radikal, Ashin Wirathu, memprotes pencabutan papan nama Ma Ba Tha dari jalanan Myanmar.

Menyusul peristiwa itu, kelompok biksu garis keras itu menyerukan State Counsellor (penasihat negara) Aung San Suu Kyi mundur dari jabatannya. Dalam pandangan mereka, pemerintah yang dipimpin Suu Kyi sudah gagal.

Postcomended   Inilah Sisi Menakutkan Ilmu Pengetahuan

“Pemerintah NLD (National League for Democracy) lebih baik mundur, jangan sentuh Ma Ba Tha, Ma Ba Tha bukan oposisi,” ucap Wirathu seperti dikutip dari Asia Correspondent, Kamis (18/7/2017).

Wirathu mengatakan, Ma Ba Tha adalah asosiasi untuk melindungi agama. Pemerintah, kata dia, tidak ahli dalam sektor ini.

Kondisi politik Myanmar memburuk usai Kementerian Informasi dan Otoritas Agama Buddha yang didukung Pemerintah, Ma Ha Na, mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap kelompok Ma Ba Tha jika menolak bubar.

Pemerintah melarang Ma Ba Tha karena kelompok ini terbukti menyebarkan ujaran kebencian dan memprovokasi penggunaan kekerasan terhadap kelompok minoritas.

Postcomended   Potensi Zakat Indonesia Rp 213 Triliun per Tahun

Menyusul pelarangan kelompoknya, pimpinan Ma Ba Tha memutuskan mengganti nama organisasinya yang sering dituduh anti-Islam tersebut menjadi Yayasan Filantropi Buddha Dhamma.

Pelarangan Ma Ba Tha ini termasuk dilarangnya Wirathu memberi ceramah selama setahun, terhitung sejak 10 Maret 2017 hingga 9 Maret 2018,

Jika Wirathu melanggar larangan yang diberlakukan Komisi Sangha Maha Nayaka itu, maka akan ada tindakan tegas sesuai hukum.

Komisi Nasional Sangha Maha Nayaka merupakan badan majelis tertinggi untuk para biksu Buddha di Myanmar, semacam Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Nama Ashin Wirathu mencuat terkait isu diskrimimasi terhadap minoritas Rohingya. Dalam berbagai kesempatan, Wirathu, sering mengeluarkan pernyataan kontroversial sekaligus provokatif.

Postcomended   Pembangunan Masif Bikin Kesenjangan di Yogya Ungguli Jakarta

Wirathu misalnya menyebut orang Islam akan mengislamkan Myanmar seperti yang terjadi di Indonesia berabad silam. Biksu radikal tersebut juga selama ini disebut menjadi otak pengusiran dan pembersihan etnis Rohingya dari Myanmar.

Atas sikapnya yang terang-terangan membenci muslim, media sampai menjulukinya sebagai Buddha Bin Laden. Sementara majalah TIME pernah memasang wajahnya pada sampul majalahnya disertai tulisan “The face of Buddhist terror”.***(ra)