Ekonomi

Boeing Mengaku Sudah Perbaharui Perangkat Lunak 737 MAX

Share the knowledge

Boeing 737 Max 8 (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=rdQhpBoGArI)

Boeing 737 Max 8 (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=rdQhpBoGArI)

Boeing mengatakan telah menyelesaikan pembaruan perangkat lunak pada 737 MAX setelah dua kecelakaan mematikan yang berujung pada aksi grounding (penghentian penerbangan) terhadap pesawat ini secara global. Boeing 737 MAX tinggal tunggu “lampu hijau” untuk terbang lagi.

Sebelum pesawat-pesawat ini dapat kembali ke layanan, Boeing harus memenangkan persetujuan dari regulator AS dan internasional terkait usulan perbaikan yang mengatasi masalah dengan sistem penanganan penerbangan yang dianggap sebagai faktor dalam kedua tabrakan.

“Dengan keamanan sebagai prioritas utama kami, kami telah menyelesaikan semua uji terbang rekayasa untuk pembaruan perangkat lunak dan sedang mempersiapkan penerbangan sertifikasi akhir,” kata Kepala Eksekutif Boeing, Dennis Muilenburg, dalam sebuah pernyataan.

Postcomended   3 Juli dalam Sejarah: Tembak Jatuh Pesawat Komersial Iran, AS Tak Pernah Mau Minta Maaf

Menurut Muilenburg, kecelakaan hanya meningkatkan komitmen pihaknya pada nilai-nilai yang dimiliki Boeing, termasuk keselamatan, kualitas, dan integritas.

“Karena kami tahu, kehidupan bergantung pada apa yang kami lakukan,” kata dia. Pengumuman Boeing ini mengirim saham naik 2,6 persen menjadi 354,44 dollar AS dalam perdagangan Jumat sore.

Penghentian penerbangan 737 MAX secara global telah merusak pendapatan Boeing dan mengaburkan prospek pendapatan perusahaan. Boeing mengatakan telah menerbangkan 737 MAX dengan perangkat lunak yang diperbarui untuk Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver selama lebih dari 360 jam pada 207 penerbangan.

Boeing memberikan informasi tambahan kepada Federal Aviation Administration (FAA) untuk mengantisipasi uji terbang sertifikasi, langkah kunci dalam memenangkan persetujuan regulator, kata perusahaan itu.

Postcomended   Ozzy Osbourne Ungkap Lagu-lagu dari Album Solonya yang Paling Disukainya

Dalam kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines, Multnomah Community Ability Scale (MCAS) telah mengarahkan pesawat menurun tajam ke bawah berdasarkan pembacaan sensor yang salah, yang menghalangi kontrol pilot setelah lepas landas, menurut penyelidikan kecelakaan sebelumnya.

FAA telah menyerukan pertemuan 23 Mei para regulator internasional penerbangan sipil di Texas untuk membahas proses FAA merestrukturisasi 737 MAX untuk melanjutkan layanan.

Pejabat Administrator FAA, Daniel Elwell, mengatakan kepada sebuah panel Kongres pada Rabu (16/5/2019) bahwa ia berharap pertemuan itu akan membangun dukungan bagi badan-badan internasional untuk menyetujui 737 MAX segera setelah AS memberikannya lampu hijau.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top