Internasional

Bulan Semakin Dikavling-kavling, Israel Bakal Menjadi yang Ke-4

Share the knowledge

 

Ilmuwan Israel menunjukkan Beresheet (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=pqvpjmtYE8Y)

Ilmuwan Israel menunjukkan Beresheet (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=pqvpjmtYE8Y)

Kemana saja dunia Muslim, ketika negara komunis telah mencapai sisi terjauh Bulan, dan kini negara zionis akan menjadi yang keempat mejejakkan kakinya di satelit Bumi tersebut. Jazirah Arab sebagai representasi keislaman, kini bahkan masih saja diharu-biru perang.

Kamis pekan lalu (14/2/2019), sebuah pesawat ruang angkasa Israel akan diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, dengan menunggangi roket SpaceX Falcon 9 untuk memulai perjalanannya menuju Bulan.

Jika kendaraan tak berawak seberat 350 pound (tanpa bahan bakar) yang dikenal sebagai Beresheet ini berhasil mendarat di permukaan Bulan, ini akan menjadi pesawat ruang angkasa terkecil dan termurah yang pernah mencapai prestasi tersebut, The Times of Israel melaporkan.

Ini juga akan membuat Israel menjadi negara keempat yang mendaratkan pesawat ruang angkasa di Bulan. Tiga negara lainnya adalah Amerika Serikat (AS), Cina, dan Rusia (saat masih bernama Uni Soviet). Israel menjadi yang terkecil, dengan jarak yang cukup jauh.

Dikembangkan oleh perusahaan swasta SpaceIL –bekerja sama dengan Israel Aerospace Industries– Beresheet dibangun dengan biaya hanya 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1,4 triliun), yang relatif murah untuk misi semacam itu.

Postcomended   CEO Nokia Bantah Kalah Bersaing dari Musuh Bebuyutannya

Pencipta pesawat mengatakan harga dan berat telah ditekan oleh fakta bahwa pesawat ruang angkasa ini tidak dilengkapi dengan sistem duplikat yang bertindak sebagai cadangan, yang berarti bahwa jika sesuatu gagal misi tersebut kemungkinan tidak akan berhasil.

NASA dilaporkan sangat terkesan dengan desain hemat biaya Beresheet, sehingga badan antariksa AS ini mempertimbangkan untuk menjadikannya prototipe pendaratan di bulan di masa depan.

Pendanaan untuk proyek tersebut sepenuhnya berasal dari sumbangan pribadi yang diberikan oleh dermawan Yahudi terkemuka, termasuk miliarder kelahiran Afrika Selatan, Morris Kahn, dan American Lynn Schusterman.

“Ini adalah misi pertama sebuah negara kecil ke Bulan, tetapi ini juga adalah misi non-pemerintah ke Bulan, yang dibiayai secara pribadi,” kata CEO SpaceIL, Ido Anteby, pada konferensi pers di Tel Aviv, Senin (19/2/2019), Times melaporkan.

Postcomended   Penyerang Canggih Intip Data Pengguna WhatsApp untuk Dikuras Spyware

“Ini akan membuka cakrawala baru ke bulan untuk peluang komersial. Biasanya, proyek semacam ini datang dari agen pemerintah negara adidaya besar. ”

Setelah diluncurkan –dijadwalkan pukul 8:45 malam– pesawat ruang angkasa akan terlepas dari Falcon 9 dan mengorbit Bumi beberapa kali. Ini akan mempercepat pelontaran Beresheet ke Bulan. Jika semuanya berjalan dengan baik, pesawat itu akan mendarat pada 11 April 2019 di wilayah yang dikenal sebagai Laut Ketenangan, menurut SpaceIL.

Setelah berada di permukaan bulan, misi Beresheet diperkirakan akan berlangsung hanya beberapa hari sebelum sinar matahari kemudian menghancurkan sistem komunikasi yang penting. Namun, para ilmuwan berharap bahwa pada saat ini, Beresheet akan dapat mengirim kembali data berharga mengenai medan magnet bulan, yang dapat memberikan wawasan tentang bagaimana satelit alami Bumi ini terbentuk.

Pengembangan pesawat ruang angkasa ini dimulai sebagai bagian dari keikutsertaan negeri zionis ini dalam kompetisi Google Lunar XPRIZE, untuk peluang memenangkan 20 juta dollar AS. Google mengakhiri kontes tanpa pemenang, tetapi tim Beresheet memutuskan melanjutkan proyek mereka.

Postcomended   5 September dalam Sejarah: Olimpiade Munich Nyaris Dibatalkan Akibat Aksi "Black September"

Kompetisi Google tersebut menantang tim yang berpartisipasi untuk mendaratkan kendaraan penjelajah yang didanai secara pribadi di Bulan, menempuh jarak 500 meter, dan mengirimkan kembali video dan gambar definisi tinggi”.***

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top