Ekonomi

Porsche, Mustang hingga Lamborghini Itu pun Remuk Digilas Buldoser

Inquirer News – INQUIRER.net

Di negara-negara sarat korupsi, memberantas korupsi bisa dari mana saja. Presiden Filipina kontroversial, Rodrigo Duterte, memilih menggilas mobil-mobil mewah hasil selundupan. Dalam ritual terbaru penghancuran mobil-mobil selundupan, Selasa (31/7/2018), Duterte mengaku tak akan cukup waktu baginya memberantas korupsi selama masa jabatannya, tetapi membuldozer mobil selundupan adalah bagian penting rencananya. Cek videonya!

Presiden yang berkampanye untuk memerangi korupsi dan obat-obatan sebelum terpilih pada 2016 ini, duduk santai saat menyaksikan buldoser menggilas dan meremukkan 68 mobil impor illegal. Di antara mobil-mobil itu ada lamborghini, Mustangs, Porsche, dan delapan sepeda motor mewah, senilai lebih dari 5,89 juta dollar AS (sekitar Rp 70 miliar).

“Saya melakukan ini karena Anda harus menunjukkan kepada dunia bahwa Anda memiliki tempat yang layak investasi dan bisnis,” kata Duterte dalam pidatonya sebelum penghancuran. Ini merupakan upaya kesekian yang dilakukan Duterte.

Penghancuran Selasa merupakan yang keempatkalinya sepanjang tahun ini. Pada Februari, lusinan kendaraan selundupan mulai Jaguar, Lexus, Mercedes, Audi, Pajero, BMW, dan Chevy Corvette Stingray, puluhan kendaraan buatan Jerman dan kendaraan sport dan SUV mewah asal Jepang dan Korea Selatan, digilas habis. Semua kendaraan ini ditaksir senilai 2.76 juta dolar AS (sekitar Rp 40 miliar).

Postcomended   PRT Asal Indonesia Diiklankan oleh Pasar Online Singapura

“Hancurkan dan buatlah (mobil-mobil mewah itu) menjadi besi tua bekas,” kata Duterte kala itu kepada staf bea cukai Filipina. Selang beberapa minggu, sebanyak 14 kendaraan mulai merek Maserati Quattroporte, Porsche 911 GT3, BMW Alpina B12, BMW Z1, Opel Manta, Renault 5, dan delapan mobil Mercedes Benz lainnya, hancur berkeping-keping.

Pada Mei, pemerintah kembali meremukkan ratusan motor baru dan mobil bekas dan baru selundupan. Mereka adalah 112 unit motor Vespa, motor BMW bekas, motor gede Harley-Davidson, dua unit motor Triumph, mobil Mitsubishi Pajero, dua unit Land Rover, Volvo, Ford Ecoline 2002 dan Ford Ecoline E350 2005.

Pada pemerintahan sebelum Duterte, kendaraan-kendaraan illegal setelah disita akan masuk pelelangan dan semua keuntungan lelang akan diserahkan ke pemerintah. Namun Duterte memilih menghancurkannya untuk mencegah kendaraan itu kembali lagi ke tangan penyelundup, yakni kepada sindikat yang berkomplot dengan karyawan Bea Cukai Filipina yang membeli mobil-mobil mewah selundupan itu dengan harga lebih rendah saat lelang.

Postcomended   Malaysia Bersiap Kembangkan Proyek Mobnas Ketiga

Bea masuk impor bagi Filipina merupakan salah satu badan penghasil pendapatan Utama. Namun pada saat yang sama, hasil survei independen menunjukkan badan bea dan cukai adalah salah satu unit di pemerintah Filipina yang paling korup.

Penghancuran kendaraan selundupan ini juga dimaksudkan untuk mengirimkan peringatan keras kepada para importir untuk membayar pajak kendaraan impor mereka. Kalau tak mau bayar pajak ya konsekuensinya kendaraan digilas.

Laman Motor1 mengulas, bahwa menonton truk monster “wannabe” menggilas Lamborghini dan Porsche, lebih menarik ketimbang menyadari pemerintah mengambil keuntungan dari hasil kejahatan dengan melelangnya.

Namun masalah lain muncul: akan dikemanakan limbah mewah tersebut? Duterte tampaknya tidak memiliki solusi sistematis untuk hal ini, selain mengatakan –seperti dilansir SCMP– bahwa dia akan membeli rongsokannya dan mendistribusikannya ke penjual baja. “Saya akan membayarnya, tidak masalah,” kata Duterte, saat penghancuran Februari lalu. (***/motor1/ABCnews/dailymail)

Postcomended   Mobil-mobil James Bond dari Masa ke Masa: Ikonik, Eksotis, dan Bergaya (1)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top