Buy me a coffeeBuy me a coffee
Ekonomi

Catat Laba Mengesankan, Perusahaan Berbagi Rumah Airbnb Berencana “Go Public”

Share the knowledge

 

Logo Airbnb (gambar dari: https://www.youtube.com/airbnb)

Logo Airbnb (gambar dari: https://www.youtube.com/airbnb)

Airbnb mencatat total nilai pemesanan 9,4 miliar dollar AS (sekitar Rp 130 triliun) pada kuartal pertama 2019, naik 31% ketimbang kuartal tahun lalu. Angka ini merupakan kunci yang dapat membantu menarik investor ketika perusahaan berbagi rumah ini berencana go public.

Informasi ini disampaikan satu sumber yang dianggap akrab dengan masalah ini pada Jumat (16/8/2019). Perusahaan rental rumah yang berbasis di San Francisco ini mem-booking 91 juta malam melalui platformnya pada kuartal tersebut, yang mengarah pada lonjakan total nilai pemesanan, yang mengukur dolar transaksi pada platformnya, kata sumber itu.

Airbnb memiliki sekitar 3,5 miliar dollar AS tunai di neraca pada tanggal 31 Maret, kata sumber itu. Perusahaan melaporkan tingkat pertumbuhan pendapatan 40% pada 2018 dibandingkan tahun sebelumnya, menurut sumber itu.

Postcomended   30 April dalam Sejarah: World Wide Web Dibuka untuk Semua Orang

Airbnb siap untuk listing di bursa efek pada paruh pertama 2020, menurut Wall Street Journal di wsj.com/2TCKZpc, yang pertama kali melaporkan keuangan kuartal pertama Airbnb sebelumnya pada hari itu.

Tahun ini menandai beberapa penawaran saham perdana (IPO) profil tinggi termasuk Uber Inc dan Lyft Inc, tetapi perusahaan telah bernasib buruk setelah peluncuran mereka, di tengah skeptisisme investor atas kurangnya rencana konkret mereka untuk profitabilitas.

Pemilik WeWork, The We Company, yang sedang mempersiapkan untuk penawaran umum perdana pada awal bulan depan, mengungkapkan pertumbuhan pendapatan sangat tinggi dan kerugian melonjak awal bulan ini.

Di Indonesia, sebagaimana penolakan perusahaan trasportasi konvensional terhadap kehadiran perusahaan transportasi online, Airbnb mendapat penolakan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dengan alasan model bisnis Airbnb telah menggerus bisnis hotel dan penginapan di Indonesia.

Postcomended   Kota Rawan Gempa Ini Luncurkan Aplikasi yang akan Getarkan Ponsel Sebelum Gempa Terjadi

Akan tetapi dikatakan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Airbnb tidak bisa dilarang di Indonesia, karena hal itu bagian dari persaingan bisnis. “Seluruh negara menerima Airbnb dengan persyaratan. Sesuatu yang lebih murah dan mudah itu tidak boleh ditolak,” kata Arief nun di 2017.

Atas kondisi ini PHRI telah melakukan upaya untuk menyaingi keberadaan Airbnb, yakni dengan membentuk
platform Bookingina.com.

Airbnb adalah jaringan pasar daring (online) “penginapan rumahan sejawat” yang memungkinkan pengguna mendaftarkan atau menyewa properti untuk digunakan dalam jangka pendek. Harga sewanya ditetapkan oleh pemilik properti.

Saat ini Airbnb, yang merupakan kependekan dari “air bed and breakfast” ini mencakup 2.000.000 properti di 34.000 kota dan 191 negara. Airbnb didirikan pada Agustus 2008 dan berkantor pusat di San Francisco, California. Perusahaan ini dimiliki dan dioperasikan secara tertutup (swasta).***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Buy me a coffeeBuy me a coffee
Buy me a coffeeBuy me a coffee
To Top