Cina Peringatkan AS; Akan Balas Jika Impor Baja Dibatasi

Cina Peringatkan AS; Akan Balas Jika Impor Baja Dibatasi

Ekonomi Internasional Politik
Share the knowledge

Cina mengatakan usulan Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) yang akan mengenakan tarif impor baja dan aluminium tidak berdasar, karena itu Cina berhak membalas jika itu tetap diberlakukan.

Pada Jumat (16/2) Departemen Perdagangan AS mengeluarkan usulan untuk mengenakan bea masuk atau kuota terhadap baja dan aluminium yang masuk ke Negeri Paman Sam. Dalam proposal tersebut, mereka memberi rekomendasi kepada Presiden AS Donald Trump untuk memberlakukan pembatasan impor baja dan aluminium dari China dan negara—negara lain mulai dari penerapan tarif global dan spesifik berdasarkan negara hingga memperluas kuota impor.

https://www.youtube.com/watch?v=4YUOYczfOCc

Departemen Perdagangan AS mengusulkan tarif bea masuk paling sedikit 24% untuk seluruh produk baja dari semua negara, dan setidaknya 7,7% pada seluruh produk aluminium dari semua negara, demikian seperti diberitakan Reuters. Menteri Perdagangan AS Wilber Ross mengatakan rekomendasi tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan produksi aluminium dan baja AS hingga 80% kapasitas industri.

Postcomended   Ford Akhirnya Pangkas 7.000 Pekerjaan "Kerah Putih" Secara Global

Usulan ini tentu saja membut Cina sebagai negara pengekspor baja terbesar dunia bereaksi keras terhadap rencana pembatasan impor baja AS dan bersiap menghadapi keputusan akhir.

Rekomendasi yang dirilis Departemen Perdagangan AS tidak konsisten dengan fakta yang ada, demikian menurut Wang Hejun, Kepala Biro Perbaikan dan Investigasi Perdagangan Kementerian Perdagangan Cina, di website resmi kementrian perdagangan Cina, seperti dilaporkan Bloomberg. 

“Jika keputusan akhir memberi dampak bagi kepentingan Cina, maka Cina pasti akan mengambil langkah-langah yang diperlukan untuk melindungi hak-hak kami,” kata Wang.

Perusahaan-perusahaan baja dan serikat pekerja di AS terus menuntut Presiden Trump untuk memenuhi janjinya melindungi industri baja dalam negeri. Sementara itu, banyak juga negara-negara mitra dagang Cina yang kerap mengeluh atas sikap protektif pemerintah Cina terhadap industri baja mereka yang hanya memberi keuntungan sepihak. Cina dianggap tidak fair dengan memberi subsidi pemerintah dan melakukan praktek dumping atas impor baja dari Cina.

Postcomended   CEO Message #36 Product Management

Meskipun Cina hanya menyumpang 1% dari total impor baja AS, namun mereka bisa membawa persoalan ini ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), sebagai lembaga tertinggi dalam hal perdagangan. Proses penyelesaiannya akan memakan waktu bertahun-tahun.

Cina telah lama dikenal sebagai negara dengan tingkat ekspor baja yang tinggi di dunia, karena itu wajar jika ia dengan keras menentang rencana AS dalam upaya pembatasan impor baja.

“Perlindungan yang berlebihan bukanlah obat dan hanya akan mengarah pada ‘lingkaran setan’ dalam tindakan perdagangan,” ungkap Wang, seperti dilansir dari Reuters.


Share the knowledge

Leave a Reply