Dahan patah untung ga memakan korban

Dahan patah untung ga memakan korban

Diagnosa pendekatan studi referensi literatur historikal kualitatif diluar konseling akademik
Terjadi disaat senyap gang seroja Pamulang yang biasa dihidupkan dengan hirukpikuk warga menyongsong aktifitas keseharian nya. Saat itu hari Senin 2 Oktober 2017 pagi cukup cerah walau langit biru masih malu-malu menengok pelataran rumah-rumah dengan cahaya pagi yang biasanya menyejukan. Beberapa warga tampak bersiap mengantar anak nya bersekolah disekitar radius yang tidak lebih dari 3 kilometer, kearah  utara, timur dan barat.

Keberangkatan anak-anak yang diantar para orang tua nya ini seringkali menimbulkan suara riuh yang menghangatkan suasana, beberapa dari mereka saling tegur sapa sewaktu berpapasan sebagai tanda kekerabatan yang masih berjalan dengan sempurna diantara mereka. Hirukpikuk pun berlanjut dengan suara gemercik lirih pagar besi yang ditutup oleh para ibu mendinginkan kembali pekarangan rumah masing-masing sebagai tanda akhir kegiatan mengantar sekolah dipagi hari.

Postcomended   Uber Indonesia Terbelit Kasus Suap kepada Polisi

Waktupun berlarut detik demi detik, menit demi menit jam menuju jam berikutnya. Sedikit senyap beriring mulai tingginya matahari mengintip dibalik sudut sudut genting rumah-rumah komplek pamulang elok yang nyaris sejenis.

Dan saat itu lah sebuah dahan patah tanpa tedeng aling-aling. Kejadian ini cukup mengandung misteri karena tanpa disertai suara ataupun apa yang bisa menandakan berlangsung nya saat tersebut. TIba-tiba, ya begitu saja dahan tersebut jatuh menjulur kaku didepan salah satu pekarangan rumah jalan Seroja. Tepat nya di depan rumah koordinator gang yang berinisial F yang dikenal juga dengan wiraswastawan dibidang air tawar.

Postcomended   Taksi Daring Tidak Ada Biaya Buka Pintu

Menilik jenis patahan dahan tersebut, cukup unik juga apabila kita perhatikan dengan lebih seksama. Dasar objektifitas kita serasa ditantang untuk larut mendalami penyebab dari patah nya dahan tersebut sampai terjerembab di pelataran depan rumah dan kejadian naas tesebut beruntung tidak menimbulkan korban, baik itu luka ringan sampai korban nyawa.

Postcomended   Sawahlunto Internasional Songket Carnival 2017 atau biasa disebut SISCa 2017

 

Terimakasih….