Ekonomi

Daimler dan Geely Bangun Mobil Pintar untuk Dijual Mulai 2022

Share the knowledge

Daimler dalam pembicaraan dengan Geely atas rencana mengembangkan kerjasama mereka (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=MEtsNfQy0nc)

Daimler dalam pembicaraan dengan Geely atas rencana mengembangkan kerjasama mereka (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=MEtsNfQy0nc)

Pembuat mobil Jerman, Daimler, dengan Geely Cina, bakal bekerja sama mengembangkan dan memproduksi mobil pintar listrik generasi berikutnya. Kendaraan baru pertama mereka akan mulai dijual di seluruh dunia pada 2022. Namun ada kecemasan pada hegemoni Beijing di Jerman.

Untuk kerjasama dengan Geely ini, Mercedez-Benz Daimler membawa merek Smart. Rencana ini diumumkan pada Kamis (28/3/2019), seperti dilaporkan laman Deutschewelle (DW). Kedua perusahaan akan berbagi perusahaan secara setara berdasarkan ketentuan rencana yang akan diselesaikan pada akhir 2019.  Tidak ada rincian keuangan yang diungkapkan.

Mercedez-Benz dari Daimler akan melakukan penataan, sementara itu raksasa otomotif Cina, Geely, akan mengembangkan rekayasa, dan produksi akan berjalan di pabrik baru di Cina.

Postcomended   Pengadilan Prancis Putuskan Maurice, Si Ayam Jantan, Dapat Berkokok Lagi

Model Smart saat ini akan melanjutkan produksi di Hambach, Prancis, hingga perakitan mobil listrik baru dimulai di pabrik yang sepenuhnya bertenaga listrik di Cina.

Tetapi CEO Daimler, Dieter Zetsche, mengatakan, dengan divisi Mercedes-Benz-nya melanjutkan produksi kendaraan “EQ” baru di pabrik Hambach, tidak ada pekerjaan yang akan hilang.

“Semua pekerjaan akan dipertahankan melalui proyek baru kami yang akan terdiri dari menciptakan jalur perakitan baru untuk pembangunan SUV listrik Mercedes-Benz di Hambach,” kata Serge Siebert, CEO Smart Prancis, kepada surat kabar Le Republicain, Rabu (27/3/2019).

Postcomended   20 Juli dalam Sejarah: Edema Otak Membuat Bruce Lee Menyerah pada Hidup

Sebanyak 562 juta dollar AS (sekitar Rp 8 triliun) akan diinvestasikan di pabrik Prancis untuk saluran baru, menurut kantor berita AFP.

Miliarder pemilik Geely, Li Shufu, adalah pemegang saham terbesar Daimler. Dia memperoleh kepemilikan sepuluh persen di perusahaan itu pada 2018, meningkatkan kekhawatiran tentang ambisi Beijing di Jerman.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top