Internasional

Daimler Kibarkan Bendera Perang pada Tesla

Daimler and Tesla go into Strategic Partnership - Autoworld.com.my autoworld.com.my Daimler AG and Tesla Motors Inc have recently announced a solidification of their partnership, with the Stuttgart outfit acquiring a 10% stake in the rising ...

Daimler and Tesla go into Strategic Partnership – Autoworld.com.my autoworld.com.my Daimler AG and Tesla Motors Inc have recently announced a solidification of their partnership, with the Stuttgart outfit acquiring a 10% stake in the rising …

Daimler melirik pasar baru mobil lstrik. Sebuah lirikan maut, karena demi itu, perusahaan mobil Jerman ini berani menginvestasikan modal hingga 500 juta euro (sekitar Rp 8 triliun) di Hambach, Prancis, untuk mulai memproduksi Mercedes-Benz listrik kompak kecil, selain mobil listriknya yang saat ini diproduksi di sana, Smart. Tampaknya ini merupakan rencana perang terbuka terhadapTesla.

Saat rival Amerika Serikat-nya, Tesla, berjuang untuk meningkatkan produksi Tesla Model 3, Daimler berencana meluncurkan lebih dari 10 kendaraan listrik untuk Mercedes-Benz Cars pada 2022.

Selain Mercedes -Benz dan Smart, Daimler mempunyai beberapa merek kendaraan, antara lain Mercedes-AMG, Freightliner, Western Star, Thomas Built Buses, Setra, BharatBenz, Mitsubishi Fuso, dan juga mempunyai saham di Denza, KAMAZ, Renault-Nissan Alliance, dan EADS.

Postcomended   Siap-siap ya, Indonesia Riders Quest Bakal Singgah di Pasar Pancingan

“Pabrik Smart di Hambach akan menjadi bagian dari jaringan produksi mobil compact global kami dengan pabrik utama di Rastatt, Jerman,” kata kepala produksi Mercedes-Benz, Markus Schaefer, dalam sebuah pernyataan, Jumat (18/5/2018).

Juru bicara Daimler mengatakan, Mercedes telah mengadaptasi dasar-dasar kendaraannya sehingga dapat memproduksi varian listrik secara massal pada jalur produksi yang sama dengan model volume setara dengan mesin bensin, hibrida atau diesel.

Hal ini, kata juru bicara tersebut, memungkinkan produsen mobil Jerman ini untuk meningkatkan produksi dengan cepat jika terjadi lonjakan permintaan.

Mercedes saat ini membuat model A-class, B-class dan GLA yang kompak di pabrik-pabrik di Rastatt, Jerman, Kecskemét, Hungaria, Beijing, dan di Aguascalientes, Meksiko, dan membuat 620.000 kendaraan kompak tahun lalu.

Postcomended   Inidia 5 Lokasi Bulan Madu Paling Romantis Di Indonesia!

Jika dibandingkan dengan Tesla, produsen asal AS ini telah mengirimkan 101.312 kendaraan tahun lalu.

September 2017, Mercedes-Benz mempresentasikan “Konsep EQA”, mobil listrik dengan jangkauan sekitar 400 kilometer yang dapat diisi ulang tanpa harus dicolokkan.

Daimler mengatakan mereka mengadaptasi pabriknya yang berada di Prancis untuk memperluas fasilitas perakitan dan membentuk kembali infrastruktur situs untuk memproduksi mobil penumpang Mercedes-Benz pertama di Prancis.

Kapasitas produksi tahunan pabrik Hambach –dimana Daimler memproduksi varian elektrik dan mesin pembakaran dari kendaraan Smart berkapasitas dua tempat duduk– lebih dari 80.000 mobil tahun lalu.

Mercedes sudah bersiap-siap untuk memproduksi SUV listrik sepenuhnya, yakni EQC, di Bremen pada 2019. Ia berbagi fondasi produksinya dengan GLC, kendaraan SUV terlaris yang saat ini dijual oleh Mercedes-Benz.

Tahun lalu Mercedes menjual lebih dari 805.000 kendaraan sport, dengan penjualan yang didorong terutama oleh model GLC dan GLA.

Postcomended   Anak Bungsu Jauh Lebih Sukses Dari Anak Sulung? Benarkah Demikian?

Bulan lalu, Mercedes juga mengatakan, S-class akan serba listrik dan memulai debutnya pada musim gugur yang disebut EQA, yang diklaim akan memiliki kisaran 248 mil. Situs Jalopnik menilai, ini menunjukkan betapa besar persaingan yang akan dihadapi Tesla di tahun-tahun mendatang.(***/reuters)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top