https://www.biscuitsandbath.com/our-locations/park-avenue/instagram-logo-2/

https://www.biscuitsandbath.com/our-locations/park-avenue/instagram-logo-2/

Para selebriti yang aktif di Instagram mungkin salah satu yang akan paling menyambut gembira kabar ini. Jika filter komentar yang diterapkan tahun lalu tak cukup menjegal komentar-komentar yang merisak mereka, Instagram sekarang sedang menyempurnakannya. Ini adalah terobosan baru setelah Instagram dipimpin kepala baru.

Jika tahun lalu Instagram hanya sebatas menggunakan pembelajaran mesin untuk menemukan kata-kata dan frasa yang menyinggung dalam konteks yang menantang, sekarang perusahaan yang kini dikuasai Facebook ini memperluas cakupan yang sama untuk foto dan teks.

Instagram mengumumkan Selasa (9/10/2019) bahwa ia akan menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk mendeteksi perisakan alias penindasan alias bullying secara proaktif, sebelum mengirim konten ke moderator manusia untuk ditinjau.

Postcomended   Mencekam: Saat Pesawat Terbang Melintasi Tiang-tiang Tornado

The Verge melaporkan, fitur baru ini akan diluncurkan kepada pengguna dalam beberapa minggu mendatang, diluncurkan tepat pada Bulan Pencegahan Penindasan Nasional bulan Oktober di AS dan tepat sebelum Pekan Anti-Bullying di Inggris. Teknologi yang sama juga ditambahkan ke video langsung untuk menyaring komentar di sana juga.

Ini adalah pengumuman produk pertama di bawah kepala Instagram baru, Adam Mosseri, yang mengambil alih, menyusul hengkangnya para pendiri Instagram –yang disebut The Verge terlalu terburu-buru– yakni Kevin Systrom dan Mike Krieger bulan lalu. Perpecahan itu dilaporkan karena memanasnya ketegangan antara keduanya dengan perusahaan induknya, Facebook, yang dianggap terlalu sering kali ikut campur ihwal produk Instagram.

Dengan kepercayaan publik terhadap Facebook yang terus menurun, Instagram tetap menjadi yang cemerlang dalam jajaran produk perusahaan. Platform ini dianggap populer, menguntungkan, dan belum tercemar oleh skandal yang telah merusak Facebook.

Postcomended   Apple Membatalkan Besar-besaran Spesifikasi iPhone 8 yang Kadung Beredar

Dalam konteks ini, menggunakan AI untuk membantu menyingkirkan konten yang menyinggung dan menjadikan Instagram sebagai rumah untuk penyebaran pengaruh yang baik, sangatlah penting. Namun meskipun AI murah untuk digunakan dalam skala besar, namun masih kesulitan berurusan dengan konteks dan nuansa manusia.

Karenanya, The Verge menulis, adalah bagus bahwa filter penindasan baru ini juga mengirimkan konten ke moderator manusia untuk melakukan pemeriksaan terakhir. Otomatisasi tanpa pengawasan adalah resep untuk bencana.***

Share the knowledge