Internasional

Dengan Implan “Otak Google”, Suatu Hari Sekolah Tidak Akan Dibutuhkan

Share the knowledge

Kecerdasan Buatan (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=mQO2PcEW9BY)

Kecerdasan Buatan (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=mQO2PcEW9BY)

Seorang pakar kecerdasan buatan (AI) meramalkan, suatu hari sekolah bakal tidak dibutuhkan lagi. Menurutnya, ini bisa terjadi jika manusia menanam implan “otak GOOGLE” di kepalanya.

“Siapa pun akan dapat mempelajari apa pun secara instan,” kata sang pakar AI, yang juga pendiri dan CEO Fountech.ai, Nikolas Kairinos. Fountech.ai adalah perusahaan penyedia aplikasi berbasis AI. “Teknologi dapat meningkatkan kehidupan kita, dan sepenuhnya mengubah cara kita belajar,” ujar Kairinos.

Dalam wawancara dengan Daily Star, dilansir laman The Sun, Kairinos menjelaskan bahwa dia telah bekerja pada AI revolusioner untuk “mempersonalisasikan pendidikan” untuk memungkinkan “siapa pun dapat mempelajari hampir semua hal, menggunakan AI”.

Dan dia percaya bahwa dalam dua dekade mendatang, kepala kita akan dikuatkan dengan implan khusus. “Jadi Anda tidak perlu mengingat apa pun.”

Postcomended   7 Juli dalam Sejarah: Perdana Menteri Jepang Kunjungi Jakarta, Memberi Harapan Kemerdekaan bagi Indonesia

Dia mengatakan kepada Daily Star, orang tidak perlu repot mengetik pertanyaan apa pun, karena pertanyaan apa pun akan segera dijawab oleh “implan AI” yang akan menghasilkan akhir dari pembelajaran “parrot fashion” di sekolah. Pembelajaran parrot fashion artinya mempelajari sesuatu secara berulang tanpa paham artinya.

“Google akan berada di kepala Anda, dan itu tidak masuk akal. Ini akan seperti memiliki asisten yang benar-benar cerdas yang hampir akan berpikir,” kata pakar AI yang telah bekerja lebih dari 20 tahun dengan start-up ini.

Kairinos percaya, dengan menggunakan AI seperti itu, siapa pun yang berusia antara 8-80 akan dapat belajar “hampir semua” dengan kecepatan mereka sendiri.

Teknologi AI tersebut, jelas Kairinos, akan dapat dipersonalisasi, dan meningkat seiring waktu, sehingga semakin banyak teknologi mengenal Anda, teknologi tersebut akan semakin menyesuaikan gaya pengajarannya, suaranya, dan waktu dari satu hari teknologi tersebut berbicara kepada Anda; semua untuk mengoptimalkan pembelajaran.

Postcomended   Presiden Venezuela Tuduh Donald Trump Perintahkan Mafia Kolombia Membunuhnya

Menurut situs web Fountech: “Untuk seseorang yang tidak memiliki pemahaman mendalam tentang teknologi, AI mungkin tampak seperti konsep asing. Namun, inti dasar dari istilah ini sederhana, yaitu kemampuan komputer atau mesin untuk berpikir, belajar, dan meniru perilaku manusia yang cerdas.

“Ketika datang ke AI dalam belajar, kita hanya menggaruk permukaan. Kita seharusnya tidak berpikir bahwa pembelajaran yang disesuaikan melalui AI adalah sesuatu yang tidak akan kita lihat selama beberapa dekade,” kata situs web tersebut.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top