Internasional

Dengan Sekitar Rp 500 Juta, Siapapun Bisa Mengkloning Hewan Kesayangan yang Mati

Share the knowledge

Garlic, kucing hasil kloning dari induk bernama sama. Kini setiap orang dapat mengkloning hewan kesayangannya yang mati (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=zg-HMBwYckc)

Garlic, kucing hasil kloning dari induk bernama sama. Kini setiap orang dapat mengkloning hewan kesayangannya yang mati (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=zg-HMBwYckc)

Tujuh bulan setelah kucing peliharaan Huang Yu, Garlic, mati, kucing rambut-pendek Inggris ini diberikan kehidupan ke-10. Garlic baru, dilahirkan pada 21 Juli oleh perusahaan Cina, Sinogene, menjadi kucing pertama yang berbasis di Beijing yang berhasil di-copy.

Perusahaan kloning hewan peliharaan ini telah menghasilkan lebih dari 40 anjing peliharaan; satu prosedur yang menelan biaya 380.000 yuan (sekitar Rp 745 juta) yang lumayan, sementara harga untuk seekor kucing adalah 250.000 yuan (sekitar Rp 500 juta).

Mi Jidong, CEO Sinogene, mengatakan kepada AFP bahwa meskipun harganya mahal, tidak semua klien berpenghasilan tinggi. “Faktanya, sebagian besar pelanggan adalah anak muda yang baru lulus dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

“Apa pun asal usul hewan peliharaan, pemilik akan melihatnya sebagai bagian dari keluarga. Kloning hewan peliharaan memenuhi kebutuhan emosional generasi muda.” Huang (23) sangat senang melihat inkarnasi kedua Garlic, seraya mengatakan kesamaan antara kedua kucing lebih dari 90 persen.

Postcomended   Video Kebencian di YouTube Bakal Terhapus Secara Langsung

“Ketika Garlic mati, saya sangat sedih,” kata Huang. “Aku tidak bisa menghadapi kenyataan karena itu kematian mendadak. Aku menyalahkan diriku sendiri karena tidak membawanya ke rumah sakit tepat waktu, yang menyebabkan kematiannya.”

Pasar Kloning Hewan Diharap Meningkat

Huang berharap kepribadian Garlic baru akan sama dengan kucing putih dan abu-abu lamanya, seperti penampilannya. Dengan pasar hewan peliharaan yang tumbuh di Cina, dan selera besar di antara pemiliknya untuk berbelanja, Mi jidong berpikir pasar untuk kloning hewan peliharaan juga akan meningkat.

Menurut laporan oleh Pet Fair Asia dan situs web hewan peliharaan Goumin.com, pengeluaran terkait hewan peliharaan di Cina mencapai 170,8 miliar yuan (23,7 miliar dollar AS) pada 2018. Para ilmuwan di Cina memiliki aspirasi besar untuk tantangan kloning mereka berikutnya. Mereka berpikir, jika kucing dapat dikloning, maka bisa juga panda.

Postcomended   29 Agustus dalam Sejarah: Badai Katrina Hancurkan New Orleans, Badai Termahal dalam Sejarah AS

Chen Dayuan, seorang ahli di Akademi Ilmu Pengetahuan Cina yang telah meneliti kloning panda raksasa selama 20 tahun, mengatakan bahkan mungkin ada ruang bagi kucing untuk melahirkan bayi panda hasil kloning, yang ukurannya lebih kecil dari bayi kucing meskipun ukurannya besar ketika sudah dewasa.

Kloning hewan peliharaan dianggap ilegal di banyak negara tetapi disetujui di negara-negara termasuk Korea Selatan dan Amerika Serikat. Penyanyi Barbra Streisand mengumumkan tahun lalu bahwa dia telah mengkloning anjingnya.

Keberhasilan pertama kloning hewan adalah Dolly domba yang lahir di Inggris pada 1996 sebagai mamalia pertama yang dikloning dari sel dewasa. Pada 2005, para peneliti di Korea Selatan mengkloning anjing pertama. The Sooam Biotech Research Foundation di Seoul mengatakan telah mengkloning sekitar 800 hewan peliharaan dengan biaya masing-masing biaya 100.000 dollar AS (sekitar Rp 1,4 miliar).***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top