Internasional

Denmark Menjadi Negara Eropa Kelima yang Melarang Burqa

Amnesty International: BiH – 20 godina poricanja i nepravde | Fokus.ba Fokus.ba Dvadeset ...

Amnesty International: BiH – 20 godina poricanja i nepravde | Fokus.ba Fokus.ba Dvadeset …

Denmark telah menjadi negara kelima di Eropa yang melarang penggunaan niqab dan burqa. Pemerintah mengatakan larangan itu tidak ditujukan untuk agama apa pun dan tidak mendiskriminasikan jilbab, turban atau topi tengkorak Yahudi. Aturan ini akan mulai berlaku pada tanggal 1 Agustus 2018.

Anggota parlemen Denmark mendukung undang-undang pelarangan penutup kepala, yang berarti Denmark sekarang berdiri bersama Austria, Perancis, Belgia dan Bulgaria dalam sikap melawan “hiasan kepala”.

Menanggapi aturan ini, Gauri van Gulik, Direktur Amnesty International (AI) Eropa, mengatakan, semua wanita seharusnya bebas berpakaian sesukanya dan mengenakan pakaian yang mengekspresikan identitas atau keyakinan mereka.

Larangan ini kata Gauri, akan memiliki dampak yang sangat negatif pada wanita Muslim yang memilih untuk mengenakan niqab atau burqa.

Postcomended   Menghebohkan! Ini Dia Dampak Positif Nilai Tukar Dollar AS Mencapai RP 14,000

Dia menambahkan, sementara beberapa pembatasan khusus pada pemakaian cadar wajah penuh untuk tujuan keselamatan publik mungkin sah, larangan selimut ini tidak diperlukan atau sebanding dan melanggar hak atas kebebasan berekspresi dan agama.

Jika maksud dari undang-undang ini adalah untuk melindungi hak-hak perempuan, itu gagal secara tidak langsung. Sebaliknya, hukum ini mengkriminalisasi perempuan untuk pakaian pilihan mereka.

Tahun lalu (2017), hasil dari survei YouGov/Times menunjukkan bahwa hampir setengah (48 persen) responden mengaku akan mendukung undang-undang yang mengatur ihwal pakaian yang menutup tubuh sepenuhnya serta kerudung wajah.

Namun cukup banyak juga (42 persen) yang mengatakan setiap orang harus diizinkan memutuskan sendiri apa yang akan dikenakan.

Kesenjangan ini menyempit sedikit sejak pertanyaan itu terakhir ditanyakan pada bulan Desember, ketika 50 persen orang mendukung larangan menutup wajah dibandingkan dengan 38 persen yang menentang pelarangan. Aturan ini akan mulai berlaku pada tanggal 1 Agustus 2018.

Postcomended   Kejam, Inilah 9 Wanita Pembunuh Tersadis di Dunia

Perancis adalah negara Eropa pertama yang melarang pemakaian burqa di tempat umum. Aturan ini perlahan dimulai pada 2004, dengan pengawasan ketat atas simbol keagamaan terutama di sekolah yang dikelola negara.

Pada April 2011, pemerintah Prancis melarang sepenuhnya pemakaian cadar di tempat umum. Bagi pemakainya akan dikenakan denda sebesar 150 Euro (setara Rp 2,2 juta) sementara siapa pun yang memaksa perempuan menutupi wajah bisa didenda 30.000 Euro (Rp 350 juta).

Belgia mengikuti jejak Perancis pada 2011, dengan bunyi aturan: melarang seseorang mengenakan pakaian yang mengaburkan wajah mereka di tempat umum. Pelanggarnya diancam penjara hingga tujuh hari atau dipaksa membayar denda sekitar 1.300 Euro (sekitar Rp 14 juta).(***/unilad/deutschewelle)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top