Toyota, Suzuki explore global tie-up with India in sight - Livemint Livemint Suzuki dominates the Indian market through its majority stake in Maruti Suzuki India Ltd. Photo

Toyota, Suzuki explore global tie-up with India in sight – Livemint Livemint Suzuki dominates the Indian market through its majority stake in Maruti Suzuki India Ltd. Photo

Toyota Motor Corp dan Suzuki Motor Corp melakukan kesepakatan unik. Mereka sepakat memproduksi mobil bersama di India dengan tujuan meningkatkan pangsa pasarnya di pasar mobil penumpang terbesar kelima di dunia ini. Menariknya, mobil-mobil ini akan bertukar merek: hasil produksi Toyota memakai merek Suzuki, dan sebaliknya.

Kesepakatan ini akan mengamankan produksi Toyota dari saingannya yang jauh lebih kecil itu, yang mendominasi India dengan line-up mobil kompaknya yang harganya terjangkau.

Dalam kesepakatan itu, Suzuki akan memasok versi bensin dan versi hibrida bensin ringan dari hatchback Baleno-nya, bersama dengan SUV kompak Vitara Brezza ke Toyota. Sedangkan Toyota akan memproduksi Corolla versi bensin dan hibrida untuk Suzuki.

Analis mengatakan kesepakatan ini akan membantu Toyota memperluas kehadirannya di India, di mana ia telah berjuang meningkatkan penjualan model mobil berbiaya rendah yang permintaannya kecil di India. “India adalah cacat besar bagi track record Toyota yang disebut kuat untuk menembus pasar negara berkembang,” kata Janet Lewis, kepala penelitian transportasi Asia di Macquarie Securities.

Postcomended   Harga Tanah di Calon Ibukota Masih 40-350 Ribu

Proses Manufaktur akan dimulai pada pertengahan 2019. Berdasarkan kesepakatan itu, kendaraan yang dibuat Suzuki akan diganti namanya menjadi Toyota, sedangkan Toyota akan menggunakan lencana Suzuki.

Nikkei melaporkan, Toyota akan memasok sekitar 10.000 kendaraan ke Suzuki, sementara Suzuki akan memproduksi hingga 50.000 unit per tahun untuk Toyota.

Kemitraan yang semakin mendalam antara kedua produsen akan memungkinkan Suzuki menggunakan senjata R & D (research and development) Toyota untuk mengembangkan kendaraan emisi rendah dan mobil swakemudi; area yang diakui Suzuki sedang berjuang untuk mengimbanginya. Kedua perusahaan berencana memperkenalkan mobil listrik di India sekitar 2020.

Suzuki telah mendominasi pasar mobil India melalui saham mayoritas di Maruti Suzuki India Ltd, pembuat mobil terbesar di negara itu, yang menjual sekitar 1,6 juta kendaraan tahun lalu. Sekadar memroduksi 50.000 kendaraan untuk Toyota, hanya akan mewakili setengah yang dijual Suzuki di India pada 2017.

Postcomended   Obat Osteoporosis Tumbuhkan Rambut dalam Dua Hari

Di Negara ini, Toyota tertinggal jauh di belakang dengan pangsa pasar sekitar 5 persen. Tambahan 50.000 unit dari Suzuki dapat mendorong penjualan tahunan Toyota di atas Honda Motor dan Tata Motors, tetapi masih tertinggal jauh di belakang Suzuki, Hyundai Motor Co, dan Mahindra & Mahindra.

Tahun lalu, Toyota hanya menjual sekitar 140.000 mobil di India. Padahal dua pabriknya di sana memiliki kapasitas produksi lebih dari 300.000 unit per tahun.

Toyota telah memproduksi mobil khusus untuk pasar India selama 20 tahun, tetapi penjualannya hancur akibat permintaan yang buruk, yakni sedan Etios dan hatchback Liva. Dua mobil ini dikritik karena kualitasnya berkompromi agar biaya tetap rendah.

Pasokan dari Suzuki akan mengurangi tekanan pada Toyota untuk mengembangkan model murahnya. Sebelumnya, Toyota pernah melirik Daihatsu untuk membantu mengembangkan mobil yang harganya terjangkau dan kompetitif di India. Namun para insinyurnya mengatakan kepada Reuters, membangun rantai pasokan dari awal agar dapat bersaing dengan Suzuki akan sangat memakan waktu. Mungkin itulah kemudian Toyota kini langsung menggandeng Suzuki.(***/reuters)

Share the knowledge