https://s3-eu-west-1.amazonaws.com/images.privatefly.com/images/aircraft/HondaJet-HA-420-PrivateFly-AB1093.jpg

Rp 60 miliar jelas bukan angka yang kecil. Namun dibanding harga pesawat jet pribadi yang umumnya berbadan lebih besar, harga ini tergolong sangat murah. Harga inilah yang mungkin akan ditawarkan oleh Honda yang pada Selasa (26/9/2017) mengenalkan Honda HA-420 alias HondaJet kepada media di Jakarta. Pesawat ini dirancang untuk perjalanan jarak dekat sehingga cocok untuk beroperasi di kawasan Asia Tenggara.

“Honda yang satu ini rodanya cuma tiga, tapi iso maburrr,” ujar pemilik akun Instagram @danudirgantoro, terkait postingan HondaJet-nya. HondaJet memanf merupakan pesawat jet ringan dua mesin yang mampu mengangkut 5-7 penumpang.

HondaJet, Honda Aircraft HA-420 | Flying Magazine Flying Magazine1024 × 615Search by image

HondaJet, Honda Aircraft HA-420 | Flying Magazine Flying Magazine1024 × 615Search by image

Namun saat pengenalan di bandara Halim Perdanakusuma itu, Honda belum berniat membuka penawaran di Indonesia, melainkan baru sekadar mengenalkannya ke sejumlah pembeli potensial.

Director of Sales Honda Aircraft Company (HAC), Vishal V. Hiremath, kepada Kompas, mengatakan yakin HondaJet akan diminati di Indonesia. 

2017 Honda HondaJet 39 TBD for Sale: Specs, Price | ASO.com ASO.com800 × 530Search by image 2017 Honda HondaJet 39 TBD Interior

2017 Honda HondaJet 39 TBD for Sale: Specs, Price | ASO.com ASO.com800 × 530Search by image 2017 Honda HondaJet 39 TBD Interior

HondaJet Comfort - HondaJet HondaJet372 × 247Search by image Quiet Interior

HondaJet Comfort – HondaJet HondaJet372 × 247Search by image Quiet Interior

Apalagi seiring menguatnya ekonomi Asia, pasar jet pribadi ditengarai kian membaik. Dassault Falcon, satu produsen jet pribadi, pernah meriset pada 2015, pertumbuhan pembeli pesawat jet pribadi di Indonesia mencapai 16 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan di Asia yang sebesar 6 persen.

Jika pada 2011 hanya ada 30-an unit jet pribadi yang parkir di Indonesia, maka pada 2015 naik jadi 52 unit. Karenanya, Honda tak ragu masuk Indonesia dengan mematok harga 4,5 juta dolar AS (sekitar Rp 60 miliar) untuk pesawat ini.

Harga ini tak seberapa dibanding harga pesawat jet pribadi berbadan lebih besar yang rata-rata dibanderol di atas Rp 500 miliar.

Mengenai harga, sebagai gambaran, pesaing terdekat HondaJet adalah Embraer Phenom 100E yang dijual seharga 4,1 juta dolar AS, dan Cessna Citation M2 di kisaran harga sama dengan HondaJet, yakni 4,5 juta dolar AS.

Meski demikian, biaya operasional HondaJet sedikit lebih miring daripada dua lainnya. Menurut situs AOPA, biaya operasional per jam HondaJet hanya 1.134 dolar AS, Embraer Phenom 100E sebesar 1.151 dolar AS, dan Cessna Citation sebesar 1.395 dolar AS.

Interior HondaJet (http://aviationweek.com/site-files/aviationweek.com/files/uploads/2016/05/16/HondaJet-HA420_Cabin3.jpg)

HondaJet merupakan pesawat jet ringan (light jet) dua mesin. Jangkauan jelajahnya bisa mencapai 1.400 mil (2.200-an kilometer), dengan kecepatan maksimal 420 knots atau sekitar 682 km/jam.

Pesawat ini didesain untuk terbang tidak terlalu jauh atau lama. Karenanya kata Vishal, spesifikasi ini mencukupi untuk mobilitas di Asia Tenggara.

Jika memerlukan efisiensi, bisa saja pesawat ini hanya diterbangkan satu pilot, sehingga bisa mengangkut lima penumpang (satu penumpang lagi duduk di samping pak pilot).***

Nuestro HondaJet se marcha a conquistar otros lugares con la tecnologia Honda. #HondaJet #Hondaeshonda

A post shared by HondaRD (@hondarepublicadominicana) on

 

 

Share the knowledge