Internasional

Dikira Bau Gas, Aroma Durian Paksa Pemadam Kebakaran Lakukan Evakuasi

Share the knowledge

Durian. Naturalis Inggris, Alfred Russel Wallace, menyebutnya “King of Fruit” (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=1Q_l-gNR5wo)

Tim pemadam kebakaran dan penyelamat di wilayah Ibu Kota Australia menanggapi seruan “aroma gas yang kuat” di dalam perpustakaan Universitas Canberra, Jumat (10/5/2019). Perpustakaan pun dievakuasi; kali kedua universitas di Australia dihebohkan durian.

Layanan darurat wilayah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan tim pengawas bahan berbahaya sedang mencari bangunan (yang menjadi sumber bau) dan melakukan “pemantauan atmosfer”. Dalam satu jam, sumber bau busuk tersebut akhirnya telah ditemukan, laman The Guardian melaporkan.

“Petugas pemadam kebakaran telah menyelesaikan pencarian bangunan dan menemukan sumber bau,” bunyi pernyataan Departemen Layanan Darurat. Mereka juga mengumumkan perpustakaan boleh dikunjungi lagi dan gedungnya telah diserahkan kembali ke staf Universitas Canberra, seraya mengungkapkan sumber bau: durian.

Pernah disebut “raja buah” oleh naturalis Inggris abad ke-19, Alfred Russel Wallace, durian dipuja karena rasanya yang manis sekaligus gurih dan mulai menikmati popularitas di Cina. Namun baunya yang sangat menyengat, yang sering dicerca, membuat buah ini sering dilarang di hotel dan layanan angkutan umum di seluruh Asia.

Durian “nakal” tersebut, menurut staf perpustakaan, ditinggalkan di dekat ventilasi udara di tingkat dua gedung perpustakaan tersebut, untuk kemudian diisolasi dalam kantong tertutup.

“Bau seperti gas yang tersisa di gedung itu benar-benar telah aman,  seseorang meninggalkan buah durian di salah satu tempat sampah kami! Sangat mengesalkan,” satu postingan di laman Facebook perpustakaan universitas menyatakan.

Ini adalah kedua kalinya dalam lebih dari setahun durian telah menyebabkan evakuasi massal perpustakaan universitas di Australia. April lalu, sekitar 600 staf dan mahasiswa di kampus RMIT di CBD Melbourne harus diungsikan ketika hampir 40 petugas pemadam kebakaran, termasuk tim spesialis, mencari kebocoran gas yang dikhawatirkan terjadi di gedung itu.

Begitu sumber bau tersebut terungkap, mahasiswa bereaksi. “Staf universitas mungkin perlu membiasakan diri dengan bau tersebut,” kata salah seorangnua. “Saya sangat senang seseorang meninggalkannya di tempat sampah! hahahah tapi yummm I LOVE DURIANSSS,” tulis seseorang di Facebook.

“Simpan bijinya, tanamlah, dan kamu mungkin bisa mengekspornya ke Cina. Durian adalah RAJA !!!” kata yang lain.***

 

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top