Buy me a coffeeBuy me a coffee
Internasional

Diktator Sudan Terguling Mulai Ditelanjangi di Pengadilan

Share the knowledge

 

Penguasa rezim militer yang berkuasa 30 tahun di Sudan, Omar a-Bashir, mengakui bahwa dia telah menerima sejumlah uang dari putra mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=4A4VRNyYmIsz)

Penguasa rezim militer yang berkuasa 30 tahun di Sudan, Omar a-Bashir, mengakui bahwa dia telah menerima sejumlah uang dari putra mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=4A4VRNyYmIsz)

Penguasa militer terguling Sudan, Omar al-Bashir, telah mengakui menerima 90 juta dollar AS dalam bentuk tunai dari utusan putra mahkota Saudi. Sebelumnya, polisi mengatakan di pengadilan, mereka menemukan sekitar 7,8 juta dollar AS di kediaman Bashir.

Penyelidik kepolisian, Brigadir Polisi Ahmed Ali, mengatakan Senin (19/8/2019), pada pembukaan persidangan korupsi Bashir di Khartoum, mantan presiden mengatakan bahwa pembayaran terakhir diberikan oleh beberapa utusan putra mahkota Saudi, Mohammed bin Salman.

Penyelidik polisi mengatakan kepada pengadilan bahwa hampir tujuh juta euro (7,8 juta dollar AS) ditemukan di kediaman Bashir, serta jumlah yang lebih kecil dalam dolar AS dan pound Sudan.

Postcomended   Bakal Memuncaki Everest ke-22 Kali, Sherpa Ini Siap Pecahkan Rekor

Bashir, yang rezim militer Islamisnya memerintah Sudan selama 30 tahun, tiba di Judicial and Legal Science Institute, tempat persidangan berlangsung dalam konvoi militer besar. Di dalam ruang sidang, dia duduk di sangkar logam, tidak bercukur dan mengenakan jubah putih tradisional.

Kerabatnya di ruang sidang meneriakkan “Allahu Akbar”, yang dia balas dengan kata-kata yang sama. Mantan orang kuat itu dipaksa turun dari kekuasaan pada 11 April 2019 setelah berbulan-bulan protes. Sebuah konstitusi transisi yang dimaksudkan untuk memandu Sudan menuju pemerintahan sipil secara resmi ditandatangani Sabtu.

Bashir menghadapi serangkaian tuduhan kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, hingga genosida, dari Pengadilan Kriminal Internasional atas perannya dalam perang di wilayah Darfur di Sudan barat. Namun, Bashir muncul di pengadilan, Senin dengan tuduhan menerima dan memiliki dana asing secara ilegal.

Postcomended   23 Januari dalam Sejarah: Westerling dan Sultan Pontianak Perancang Garuda, Pimpin Kudeta APRA

Penyelidik polisi mengatakan kepada pengadilan bahwa hampir tujuh juta euro (setara 7,8 juta dollar AS) ditemukan di kediaman Bashir, serta jumlah yang lebih kecil dalam dolar AS dan pound Sudan.

“Terdakwa memberi tahu kami bahwa uang itu adalah bagian dari jumlah 25 juta dollar AS yang dikirimkan kepadanya oleh Pangeran Mohammed bin Salman untuk digunakan di luar anggaran negara,” kata Ahmed Ali.

Penyelidik mengatakan bahwa Bashir mengatakan dia juga menerima dua pembayaran sebelumnya sebesar 35 dan 30 juta dollar AS dari Raja Saudi, Abdullah, yang meninggal pada 2015.

Penyelidik mengatakan, Bashir mengatakan, uang Saudi dipertukarkan dan dibelanjakan dan bahwa dia tidak dapat mengingat bagaimana dia juga tidak memiliki dokumen yang memberikan rincian lebih lanjut.(***)

Postcomended   Mantan Komandan Gerilyawan FARC Nyatakan Angkat Senjata

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Buy me a coffeeBuy me a coffee
Buy me a coffeeBuy me a coffee
To Top