RRI, Bukittinggi:Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, hari ini Kamis 06/07/2017 melaksanakan pembekalan tekhnis bidang pariwisata terhadap 200 peserta yang terdiri dari OPD terkait, pelaku wisata, peguruan tinggi, akademisi, media dan stake holder lainnya di hall hotel Rocky Bukittinggi. 

Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat melalui Kepala Bidang Destinasi Daya Tarik Wisata Hj Deviany kepada RRI mengatakan pihaknya secara kontinue rutin melakukan kegiatan seperti ini agar segenap stake holder mendapatkan peningkatan literasi dan wawasan bagaimana cara dalam pengembangan sektor pariwisata itu sendiri. Lebih lanjut dikatakan kemajuan dunia pariwisata bukan tugas dan tanggung jawab pemerintah saja melainkan secara kolaborasi peran aktif semua pihak.

Pada pembekalan Teknis Bidang Pariwisata yang digelar ini, menghadirkan pemateri dari kementerian pariwisata indonesia dan motivator, Baguslan Harahap mewakili kementerian menyampaikan kebijakan pengembangan sdm kepariwisataan indonesia, dalam materinya disampaikan keterangan menteri Pariwisata RI Dr.Ir Arief Yahya, M.Sc bahwa pariwisata sebagai penyumbang PDB, Devisa dan Lapangan Kerja Paling Mudah dan Murah. Pariwisata menyumbangkan 11%PDB Nasional, dengan nominal tertinggi di ASEAN, PDB pariwisata nasional tumbuh 4,8 % dengan trend naik sampai 6 % jauh lebih tinggi dari pada industri agrikultur, manufaktur otomotif dan pertambangan, devisa pariwisata US $1 juta menghasilkan PDB US$1 juta atau 170 %tertinggi dibanding industri lainnya. Pariwisata menjadi peringkat ke-4 penyumbang devisa nasional, sebesar 9,3 % dibanding industri lainnya, dan termasuk penyumbang 11, 8 juta lapangan pekerjaan atau sebesar 8,4 % secara nasional dan menempati urutan ke-4 dari seluruh sektor industri. Sementara itu motivator Arlin Teguh A memberikan materi tentang total services from the heart to the action.

Postcomended   Nama-nama Unik Ini Bikin Senyum-senyum

Dikatakan Hj Deviany, sejauh ini pihaknya (dispar provinsi) telah menerima rekapitulasi kunjungan pelancong ke destinasi yang ada di seluruh kabupaten/kota dalam moment idul firi 1438 H dan libur panjang lebaran , dari 7 daerah yang sudah masuk angka 650 ribu pengunjung telah terhimpun, hal ini menandakan terjadi peningkatan pariwisata. Walaupun pihaknya menerima bentuk masukan terkait kemacetan kendaraan yang dilewati untuk menuju destinasi wisata, namun pihaknya optimis masyarakat tetap menikmati lebaran dan libur panjang tahun ini.

Postcomended   Buka Puncak Sail Sabang 2017, Wapres Optimis Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

Diakhir keterangannya, pihaknya mengharapkan dukungan dan peran aktif segenap stake holder termasuk masyarakat sendiri dalam pengembangan kepariwisataan dan pengelolaan sektor ini agar lebih baik kedepan, dengan mengacu pada peningkatan kualitas berbarengan dengan kuantitasnya. (Ahmat Ikhsan/RRI) informasi selengkapnya kunjungi lamanhttps://youtu.be/euDZlUERTQk

 

Postcomended   Rayakan Hari Kopi, Kemenperin terus Tingkatkan Ekspor Kopi Nasional

Share the knowledge