Dikecam, ajakan doa seorang pendeta agar Pangeran George menjadi ... BBC.com624 × 351Search by image Hak atas foto GORDON SMITH Image caption Rev Holdsworth mengatakan dengan Pangeran George menjadi seorang gay ...

Dikecam, ajakan doa seorang pendeta agar Pangeran George menjadi … BBC.com624 × 351Search by image Hak atas foto GORDON SMITH Image caption Rev Holdsworth mengatakan dengan Pangeran George menjadi seorang gay …

Seorang pendeta Anglikan senior telah dikritik karena meminta orang mendoakan Pangeran George menjadi gay agar Gereja Inggris mengenali pernikahan sejenis. Menanggapi hal itu, mantan pendeta Ratu dan uskup misionaris Gereja Episkopal Kristen mengatakan bahwa pernyataan tersebut “merusak”. Dia heran mengapa mendoakan agar orang lain menjadi gay dan bukannya mendoakan diri sendiri terbebas dari menjadi gay.

Sang pendeta Anglikan, Kelvin Holdsworth, memosting tulisan di blog yang menyatakan agar Pangeran George “diberkati suatu hari dengan cinta seorang pria muda yang baik”, dikutip BBC.

Holdsworth adalah pendeta di Katedral St Mary’s, Glasgow, Inggris, yang berasal dari Gereja Episkopal Skotlandia. Gereja ini diketahui telah memilih mengizinkan pasangan gay untuk bisa menikah belum lama ini.

Postcomended   Aksi Presiden Prancis Masuk ke Kapal Selam, Pukau Netizen

Perkawinan sesama jenis di gereja Anglikan dilarang di Inggris dan Wales. Dalam posting blognya, Holdsworth mengatakan bahwa jika anak laki-laki William yang berusia empat tahun itu menikahi pria lain di masa depan, hal itu akan membantu Gereja Inggris menjadi lebih inklusif.

Doakan agar Pangeran George Menjadi Gay Dianggap 'Tidak Pantas dan ... Batamtoday.com728 × 349Search by image Doakan agar Pangeran George Menjadi Gay Dianggap 'Tidak Pantas dan Destruktif'

Doakan agar Pangeran George Menjadi Gay Dianggap ‘Tidak Pantas dan … Batamtoday.com728 × 349Search by image Doakan agar Pangeran George Menjadi Gay Dianggap ‘Tidak Pantas dan Destruktif’

Menurut Holdsworth, eforia rencana pernikahan Pangeran Harry dan aktris Meghan Markle, membuat postingannya mendapat perhatian. “Kutipan ini sepertinya mendapat banyak perhatian karena dikomentari oleh sejumlah juru kampanye anti-gay di Gereja Inggris,” katanya.

Postcomended   Remaja Inggris Tewas Bersimbah Darah: di Perutnya Ditemukan Lima Kantung Ekstasi

Menanggapi itu, Gavin Ashenden, mantan pendeta Ratu dan uskup misionaris Gereja Episkopal Kristen, mengatakan, pernyataan Holdsworth tersebut bukanlah mencerminkan tindakan Kristen. “Menggunakan doa sebagai mekanisme untuk mengharapkan hal ini pada Pangeran George adalah hal yang tidak baik dan merusak,” katanya kepada BBC.

“Sayang sekali kabar gembira tentang pernikahan kerajaan telah dibajak dengan cara ini,” kata Gavin. Gavin mengherankan mengapa pendukung kaum gay mendoakan seseorang menjadi gay, tapi tidak dapat menerima wacana berdoa agar mereka dibebaskan dari menjadi gay. “Sepertinya ini tidak hanya kontradiktif tapi munafik,” seru Gavin.

Susie Leafe, direktur kelompok Evangelis konservatif, juga kritis terhadap pernyataan Holdsworth. “Saya sangat kecewa karena dia siap membawa seorang anak ke dalam debat pernikahan sesama jenis ini,” katanya kepada BBC.

Postcomended   1 Desember dalam Sejarah: Terowongan Bawah Laut Inggris-Prancis Akhirnya Tembus

“Sebagai seorang pendeta Kristen, dia harus berdoa agar semua orang mengetahui kasih Kristus, bukan seorang pria muda yang baik.”

Gereja Inggris menolak mengomentari pernyataan Holdsworth di blognya karena dia adalah anggota Gereja Episkopal Skotlandia. Rt Rev Dr Gregor Duncan, Uskup Glasgow dan Galloway, mengatakan, pernyataan Holdsworth dibuat di blog pribadinya; tidak mewakili pandangan resmi Gereja Episkopal Skotlandia.***

Prince William 'Struggled' With Parenting Prince George and Princess Charlotte - Talk Vietnam Interview goodhousekeeping.com768 × 636Search by image

Prince William ‘Struggled’ With Parenting Prince George and Princess Charlotte – Talk Vietnam Interview goodhousekeeping.com768 × 636Search by image “There are wonderful highs and wonderful lows.”

Share the knowledge