PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang: November 2015 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang Bursa Wall Street Ditutup Mixed Terpengaruh Penurunan Saham Disney dan Harga Minyak

PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang: November 2015 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang Bursa Wall Street Ditutup Mixed Terpengaruh Penurunan Saham Disney dan Harga Minyak

Gaji di Wall Street naik tahun lalu ke level tertinggi sejak krisis keuangan 2008, menurut laporan yang dikeluarkan Senin (17/9/2018) oleh Pengawas Keuangan Negara Bagian New York, Thomas DiNapoli. Laporan itu menemukan bahwa industri dan pekerjanya membayar 14 miliar dollar AS dalam bentuk pajak kepada kas negara, atau hampir 20 persen dari semua koleksi pajak negara tahun lalu. Industri yang dimaksud adalah yang bersenang-senang di atas penderitaan negara berkembang.

Laporan itu menempatkan gaji rata-rata di industri sekuritas New York City pada 2017 pada 422.500 dollar AS, naik 13 persen dari tahun sebelumnya, tertinggi sejak 2008. “Wall Street telah mendapat untung setiap tahun sejak berakhirnya resesi pada tahun 2009, dan kompensasi tahun lalu mencapai titik tertingginya sejak krisis keuangan,” kata DiNapoli, seorang Demokrat, dilansir laman Associated Press. “Industri ini berada di jalur untuk tahun-tahun yang baik, tidak ada kemunduran besar di akhir tahun ini.”

Secara keseluruhan, Wall Street membukukan 24,5 miliar dollar AS dalam laba sebelum pajak pada tahun 2017, naik 42 persen dari angka tahun 2016. Keuntungan untuk paruh pertama 2018 mencapai 13,7 miliar dollar AS, 11 persen lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu.

Postcomended   Presiden Venezuela Pesta Daging Mahal Sementara Berat Badan Rakyat Dilaporkan Merosot

Pekerjaan sekuritas memiliki gaji rata-rata tertinggi dari setiap pekerjaan di kota. Mereka menyumbang 21 persen dari semua upah sektor swasta di kota tetapi membentuk kurang dari 5 persen dari semua pekerjaan sektor swasta.

Laporan DiNapoli menemukan bahwa sekarang ada sekitar 120 perusahaan yang mengoperasikan usaha broker-dealer di New York Stock Exchange. Ada lebih dari 200 sebelum krisis keuangan. Hampir 200.000 orang bekerja di industri sekuritas di New York, lebih dari negara lain mana pun.

Laporan DiNapoli menemukan bahwa industri terus didominasi oleh laki-laki, dengan laki-laki menyumbang lebih dari dua-pertiga dari total pekerjaan industri sekuritas di kota. Hampir dua pertiga dari mereka yang berbisnis adalah orang kulit putih.***

Share the knowledge