Polemik Pencabutan Paspor Zakir Naik dan Kenapa Bisa Seseorang ... Hipwee620 × 353Search by image Polemik Pencabutan Paspor Zakir Naik dan Kenapa Bisa Seseorang Kehilangan Kewarganegaraan

Polemik Pencabutan Paspor Zakir Naik dan Kenapa Bisa Seseorang … Hipwee620 × 353Search by image Polemik Pencabutan Paspor Zakir Naik dan Kenapa Bisa Seseorang Kehilangan Kewarganegaraan

Dalam pelariannya, pendakwah kontroversial, Dr Zakir Naik, dihukum cabut paspor oleh pemerintah India pada Rabu (19/7/2017). Pasalnya, Zakir tak kunjung menggubris panggilan pihak berwajib untuk pemeriksaan atas sejumlah kasus terorisme, dan malah menghilang. Konon dia sudah mendapatkan kewarganegaraan Arab Saudi; negeri yang aliran pemahaman keislamannya sejalan.

Pencabutan paspor Zakir ini menyusul rekomendasi dari Badan Investigasi Nasional (NIA), yang telah memasukkan dia ke dalam daftar pengawasan terkait sejumlah aksi teror.

Dengan begitu, Zakir kini berstatus tak memiliki kewarganegaraan. Zakir yang diketahui meninggalkan India 2016, kini tidak diketahui dimana keberadaannya.

NIA sudah mengumpulkan bukti bahwa yayasan milik sang ulama, Yayasan Riset Islam (IRF) dan Peace TV, digunakan untuk menyebarkan kebencian. Kedua lembaga ini pun dibubarkan pemerintah India.

Postcomended   Kematian Sang Ibu, Membuat Wanita Sederhana ini Menjadi Wanita Terkaya Dunia

NIA dalam penyelidikannya menemukan 37 properti dan sejumlah perusahaan milik Zakir yang bernilai jutaan dolar.

Permasalahan Zakir dimulai di India setelah pihak berwenang di Bangladesh mengatakan bahwa satu dari orang-orang bersenjata yang bertanggung jawab atas serangan mematikan di sebuah kafe di Dhaka diduga telah diilhami oleh khotbah Zakir. Serangan pada lima hari sebelum Idul Fitri 2016 tersebut menewaskan 22 orang, sebagian besar warga negara asing.

Pelaku penyerangan yang juga tewas, diidentifikasi bernama Nibras Islam dan Rohan Imtiaz. Kedua pemuda ini diketahui sangat terinspirasi oleh khotbah-khotbah, pidato, dan sesi Tmtanya jawab yang dipandu Zakir secara online.

Sputnik melaporkan, sepanjang salah satu kuliahnya di Peace TV,  Zakir mendesak semua umat Islam untuk menjadi teroris. Zakir sangat populer di Bangladesh karena dakwah Salafinya di stasiun TV miliknya itu. Dikabarkan, ada 100 juta pasang mata yang menyaksikan siaran itu di seluruh dunia.

Postcomended   MEREKA YANG TAK TERLIHAT

Gaya khotbah supremasi Islamnya disebut memiliki sikap merendahkan agama lain. Akibat pidato-pidato tendensiusnya itu, Zakir telah dilarang di beberapa negara antara lain Inggris, Kanada, bahkan Malaysia. Sedangkan, beberapa negara lain membatasi kegiatannya

Dikaitkan dengan aksi-aksi terorisme yang mematikan, dalam berbagai kesempatan pendakwah berusia 51 tahun ini membantah mendukung aksi kekerasan. “Membunuh orang berdosa merupakan dosa kedua terbesar bagi Islam,” dalihnya.

Ketika pada Maret 2017 dia berkunjung ke Indonesia untuk menjalani tur dakwah di 6 kota, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambutnya. Namun MUI diwakili Ketua Komisi Dakwah-nya, Cholil Nafis, mewanti-wanti agar Zakir memperhatikan “kekhasan Islam” yang ada di Indonesia.

“Diharapkan ceramahnya juga nanti dalam membicarakan agama lain harus hati-hati. Agar orang awam perlu hati-hati agar tidak salah paham. Jangan sampai nanti malah menyebarkan pesan membenci atau menistakan agama lain,” tuturnya.***(ra)

Postcomended   Tuding Iran Kembangkan Bom Nuklir, Negeri Sendiri Ogah Diperiksa

Share the knowledge