Celebrul astrofizician britanic Stephen Hawking, o nouă predicţie despre viitor | Planeta Marte va fi colonizată în următorii 100 de ani | Nasul.tv nasul.tv

Celebrul astrofizician britanic Stephen Hawking, o nouă predicţie despre viitor | Planeta Marte va fi colonizată în următorii 100 de ani | Nasul.tv nasul.tv

Dua pekan sebelum meninggal, Stephen Hawking dikabarkan baru saja merumuskan teori bagaimana mendeteksi alam semesta yang paralel, dan satu prediksi mengenai akhir dunia. Atas rumusan teori itu, rekan penelitinya menduga jika saja Hawking berusia lebih panjang, dia akan berpeluang meraih Nobel.

Teori yang dirumuskannya dalam judul “A Smooth Exit from Eternal Inflation” ini, saat ini sedang ditinjau oleh satu jurnal ilmiah terkemuka. Di dalamnya dia meramalkan bahwa alam semesta pada akhirnya akan berakhir saat bintang kehabisan energi.

Tapi Hawking juga berteori dalam karya terakhirnya ini bahwa ilmuwan dapat menemukan alam semesta alternatif dengan menggunakan “probe” (fasilitas penyelidik) pada kapal antariksa, yang memungkinkan manusia membentuk pemahaman yang lebih baik tentang alam semestanya sendiri: yakni ada apa lagi di luar sana maupun di tempat kita di alam semesta ini.

BukuKita.com - Stephen Hawking: Kiamat 100 Tahun Lagi? Bukukita Cover Stephen Hawking: Kiamat 100 Tahun Lagi?

BukuKita.com – Stephen Hawking: Kiamat 100 Tahun Lagi? Bukukita Cover Stephen Hawking: Kiamat 100 Tahun Lagi?

Karya terakhir fisikawan Inggris ini diterbitkan bersama rekan penulisnya, Profesor Thomas Hertog, dari Universitas KU Leuven di Belgia.

Postcomended   Imigran Mali Penyelamat Anak Kecil Dihadiahi Kewarganegaraan Prancis

“Dia sering dinominasikan untuk mendapatkan Nobel dan seharusnya dia bisa memenanginya. Sekarang dia tidak akan pernah bisa lagi,” kata Hertog kepada The Sunday Times seperti dilansir The Independent.

Hawking meninggal Rabu (14/3/2018) di Cambridge, Inggris, pada usia 76. Dia menderita penyakit neuron motorik langka sejak 1964 yang membuatnya berada di kursi roda dengan mobilitas yang sangat terbatas.

Postcomended   Miliarder Sydney Penderita Kanker Ingin Mati Tanpa Meninggalkan Apapun

Penyakit itu membuatnya bergantung pada orang atau teknologi untuk hampir setiap bagian hidupnya, termasuk makan, mandi, berpakaian, dan bahkan berbicara.

Untuk berkomunikasi dengan orang lain, Hawking menggunakan synthesizer pidato yang memungkinkannya berbicara dengan suara terkomputerisasi beraksen Amerika Serikat.

Dia lebih dikenal ketika pada 1988 menerbitkan buku berjudul “A Brief History of Time”. Buku ini terjual lebih dari 10 juta eksemplar.*

 Dijamin, 4 Hal tentang Stephen Hawking Ini Belum Anda Tahu - Tekno ... Tekno Tempo.co Dari pernikahan pertamanya bersama Jane, Hawking dikarunia tiga orang anak, Robert, Lucy,

Dijamin, 4 Hal tentang Stephen Hawking Ini Belum Anda Tahu – Tekno … Tekno Tempo.co Dari pernikahan pertamanya bersama Jane, Hawking dikarunia tiga orang anak, Robert, Lucy,

Share the knowledge