Internasional

Dunia Balas Tarif AS, Donald Trump kepada Petani AS: Sabar Sedikit!

Gandum adalah produk pertanian AS yang terancam menjadi sasaran pembalasan tarif negara-negara pengimpornya (sumber gambar: gmo-awareness.com)

Presiden AS, Donald Trump, sedang sibuk berupaya melemahkan pemberontakan Partai Republik yang menyorot perang dagangnya yang memanas. Dia memohon kepada para petani untuk “sedikit bersabar” dan mendesak orang-orang untuk tidak mempercayai berita yang mereka lihat dan baca. Demi melunakkan hati para petani, Trump sampai menyiapkan dana talangan hingga ratusan triliun rupiah.

Ketika pemerintahannya menyiapkan bailout (dana talangan) sebesar 12 miliar dollar AS (sekitar Rp 168 triliun) untuk petani yang produknya menghadapi tarif dari Cina dan negara-negara lain semisal Kanada, yang membalas kebijakan perdagangan Trump. Trump pun memohon kepada orang Amerika untuk tetap setia pada strateginya.

Trump mengolok-olok upaya ekstensif industri pertanian yang membujuknya untuk mengubah arah. “Mereka memiliki beberapa tim lobi terbesar yang pernah disatukan,” katanya, dengan nada bangga pada keengganannya untuk diyakinkan. Pada akhirnya, kata Trump berusaha membesarkan hati para petani, petani jugalah yang akan menjadi penerima manfaat terbesar dari kebijakannya.
“Hanya sedikit sabar,” kata Trump, di sela mengikuti acara di Kansas City.

Postcomended   Malaysia, Negara dengan Prevalensi Diabetes Tertinggi di Asia, Bakal Pajaki Soda

Trump menerima tepuk tangan paling keras dan paling lama ketika dia menyerang media atas laporannya tentang kebijakan perdagangannya dan masalah lainnya. “Tetap bersama kami. Jangan percaya omong kosong yang kamu lihat dari orang-orang ini, (ini) berita palsu,” kata Trump seraya menunjuk ke arah sejumlah wartawan di lantai Auditorium Kotapraja yang sedang meliput.

Para veteran di tribun mengikuti arah tunjukan tangan Trump, untuk kemudian mencemooh dan mendesis kepada para wartawan. “Ingat. Apa yang Anda lihat dan apa yang Anda baca bukanlah apa yang terjadi,” imbuh Trump.

Petani AS Cemas

Postcomended   Lauren Cohan: Iko Uwais The Next Jackie Chan

Ketika musim panen dimulai, Cina, Meksiko, Kanada dan Uni Eropa mengancam pembalasan atas tarif Trump terhadap baja dan aluminium. Pertanian berada di jalur tembak. Petani AS pun mengkhawatirkan hal ini.

David Salmonsen, direktur senior untuk hubungan kongres di American Farm Bureau Federation, salah satu kelompok lobi paling kuat di pertanian AS, mengatakan Juni lalu, “Salah satu hal yang paling memprihatinkan adalah bagaimana (perang dagang) ini meningkat.”

Salmonsen mengatakan, petani sering menjadi yang pertama merasakan pukulan dalam sengketa perdagangan yang mungkin tidak melibatkan produk mereka sendiri. Kali ini, lanjut dia, skala sengketa bisa sangat buruk.

Dia merinci, ekspor pertanian AS saat ini bernilai sekitar 140 miliar dolar AS per tahun. Kanada dan Meksiko mengimpor senilai sekitar 39 miliar dollar AS, saham Cina senilai 20 miliar dolar AS, dan Uni Eropa sekitar 12 miliar dolar AS. Semua negara tersebut telah mengancam pembalasan atas tarif terhadap logam, bahkan Kanada dan Cina sudah melakukannya.(***/CNN/theguardian)

Postcomended   Amazon Tebar Diskon dan Insentif dalam “Prime Day 2018": Catat Waktunya

 

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top