Internasional

Empat Pesepeda Tewas Ditabrak Kelompok Diduga IS Saat Bertualang di Tajikistan

Ilustrasi tur sepeda di Asia Tengah (sumber: Journal_Tajik-Magic_Josh-Cunningham_2B-1)

Serangan simpatisan IS saat ini bisa terjadi di mana dan terhadap siapa saja khusunya orang asing, termasuk kepada para pesepeda wisata petualang. Minggu (29/7/2018) empat pesepeda asing tewas setelah sebuah mobil menabrak mereka di Tajikistan. Pejabat setempat menyatakan bahwa ini bisa jadi serangan yang disengaja. Tragisnya, negara Asia tengah ini sedang mencanangkan 2018 sebagai tahun pariwisata.

Dua orang Amerika, seorang Swiss dan seorang Belanda meninggal pada hari Minggu di distrik Danghara, sekitar 70km (43 mil) tenggara ibukota Dushanbe. Tiga turis lainnya juga terluka oleh mobil yang melakukan tabrak lari itu.

Dua orang yang diduga terlibat dalam insiden itu kemudian tewas setelah pihak berwenang melakukan operasi khusus. Kelompok yang mengaku dari IS mengklaim melakukan serangan terhadap “warga koalisi tentara salib”.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Tajikistan, empat orang lainnya ditangkap dalam operasi yang sama dan sebuah mobil yang rusak diyakini telah ditemukan. Tiga tersangka lainnya “dianggap tidak berbahaya” setelah ditelusuri ke sebuah desa, kata para pejabat.

Postcomended   Selayar Fishing Tournament 2017 Berakhir Manis, Ini Dia Juaranya

Tidak jelas persis apa artinya ini, namun pemilik laman berita Prague, Akhbor, mengatakan bagaimanapun mereka telah terbunuh. Menteri Dalam Negeri Tajik, Ramazon Rahimzoda, mengatakan, polisi sedang mencari berbagai alasan yang mungkin untuk insiden itu: kecelakaan di jalan, perampokan atau “aksi teroris”.

Dia mengatakan para tersangka “memiliki pisau dan senjata api”. Sebuah video yang diduga merupakan insiden yang sama menangkap momen ketika mobil merangsek ke pengendara sepeda yang tidak curiga. Rekaman kasar juga tampaknya menunjukkan sejumlah korban sudah tergeletak di tanah.

Menurut menteri, tiga turis tewas seketika dan satu lagi dalam perjalanan ke rumah sakit terdekat. “Satu luka pisau, dia menerima bantuan medis, sekarang kondisinya stabil,” kata Rahimzoda kepada wartawan.

Postcomended   Tour De Singkarak 2017

“Korban lain sedang dalam keadaan syok, dia menerima bantuan medis juga. Orang ketiga, yang tertinggal di belakang kelompok, tidak mengalami apa-apa sehingga dia dibawa ke stasiun (polisi) setempat, diinterogasi dan dibebaskan.”

Senin (30/7/2018), Presiden Rakhmon mengirim kawat belasungkawa ke AS, Belanda dan Swiss.

Para korban tersebut dilaporkan sedang melakukan tur keliling negara Asia Tengah dalam kelompok dengan tiga turis lainnya dari Prancis, Belanda dan Swiss.

Dalam sebuah pernyataan, kedutaan AS di Dushanbe mengatakan: “Kami dapat mengonfirmasi bahwa dua pengendara sepeda Amerika tewas di distrik Danghara pada 29 Juli. Karena masalah privasi, kami tidak dapat merinci lebih lanjut.”

Kementerian luar negeri Belanda mengonfirmasi satu dari warganya yang tewas, seperti dikatakan kepada kantor berita AFP, adalah lelaki berusia 56 tahun yang telah bepergian bersama rekannya yang berusia 58 tahun.

Pihak berwenang tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang para korban.

Postcomended   Makin Efektif, Garuda Indonesia Buka Rute Makassar-Palembang

Tajikistan telah berjuang dengan kemiskinan dan ketidakstabilan sejak republik Soviet itu merdeka pada 1991. Tajikistan telah mendeklarasikan 2018 sebagai “tahun pariwisata”, kata AFP.(***/BBC)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top