Text Delight (foto dari: Rizal Hidayat)

Menulis kata “selamat” di Facebook untuk saat ini tidak akan memancing keluarnya balon dan kertas warna-warni lagi. Facebook mematikannya atas kritikan seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Northeastern University, Amerika Serikat (AS).

Herman Saksono, seorang mahasiswa Ph.D. di bidang ilmu komputer di universitas tersebut mengangkat isu itu pada Minggu (5/8/2018) di akun Twitter-nya. “Setelah gempa berkekuatan 6,9 di Lombok, pengguna Facebook menulis ‘Saya berharap orang-orang akan bertahan hidup.’ Kemudian Facebook menyorot kata ‘selamat’ dan (melemparkan) beberapa balon dan kertas warna-warni,” cuit Herman. Postingan ini di retweet lebih dari 1.500 kali, dan mendapatkan perhatian Facebook.

Facebook telah menyatakan penyesalan atas ketidaksengajaan tersebut, dengan alasan bahwa algoritma lah yang memicu animasi tersebut ketika pengguna menulis “selamat”, terkait bencana gempa yang terjadi pada hari Minggu di Lombok yang merenggut nyawa lebih dari 100 orang dan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Postcomended   Agustus ini Facebook Buka Cabang di Indonesia

Kata Indonesia memiliki beberapa terjemahan bahasa Inggris, termasuk  “congratulations” (selamat), “happy” (bahagia), “unhurt” (tidak terluka), and “safe” (aman), tergantung pada sintaksisnya. Misalnya saja ketika seseorang menulis kalimat, “Semoga dapat ditemukan lebih banyak korban ‘selamat’,” maka efek animasi balon beserta kertas warna-warni akan muncul di layar ponsel atau komputer.

Christopher Blizzard, Kepala Hubungan Pengembang di Facebook, menanggapi posting Saksono pada hari Senin. “Terima kasih telah melaporkan hal ini. (Fitur) Ini telah dinonaktifkan,” tulisnya.

Kepada Newsweek Facebook mengonfirmasi kembali bahwa fitur tersebut telah dihentikan di Indonesia. “Fitur ini tersedia secara luas di Facebook secara global, namun kami menyesalinya muncul dalam konteks yang tidak menguntungkan ini dan sejak itu (kami) mematikan fitur tersebut secara lokal,” jelas pihak jejaring sosial tersebut dalam sebuah pernyataan singkat. Namun tidak disebutkan sampai kapan fitur tersebut dimatikan di Indonesia.

Postcomended   Hari Emoji Dunia: Indonesia Paling Banyak "Tertawa"

“Hati kami bersama orang-orang yang terkena dampak gempa,” tambah juru bicara itu. Pernyataan itu pertama kali dilaporkan oleh Motherboard. Gempa di Lombok telah menyebabkan ratusan wisatawan terdampar di lokasi wisata, sementara bandara juga dipenuhi orang-orang yang berusaha meninggalkan pulau resor tersebut.

Sejak gempa 7 SR mengguncang Lombok pada Minggu petang, sejumlah gempa susulan terus terjadi. Bahkan empat hari kemudian, gempa susulan yang cukup besar kembali terjadi di Lombok yang terasa hingga Bali.

Facebook telah sejak Oktober 2017 menambahkan fitur baru bernama “Delights Teks” yang akan memunculkan animasi untuk setiap kata tertentu yang diketik oleh pengguna. Dalam Bahasa Indonesia, teks yang memunculkan animasi antara lain “selamat”, “keren”; sedangkan dalam Bahasa Inggris antara lain “congrats”, “you’re the best”, “best wishes”, “thank you so much” dan “BFF”.***

Postcomended   Facebook Pilih Negara Ini sebagai Markas Pusat Data di Asia

 

Share the knowledge