Aquila (IndianWeb2.com)

Facebook membatalkan rencana membangun drone super-besar yang semula direncanakan dapat memancarkan internet broadband ke seluruh penjuru dunia. Ini artinya akan memupuskan harapan 3,8 miliar penduduk di daerah-daerah terpencil tanpa infrastruktur internet.Facebook semula berencana menggunakan drone bernama Aquila, satu pesawat bertenaga surya dengan saya selebar Boeing 737, yang dapat memancarkan koneksi internet ke daerah-daerah terpencil di dunia melalui sinyal radio frekuensi tinggi.

“Kami telah memutuskan, sekarang adalah saat yang tepat untuk fokus pada rangkaian tantangan rekayasa dan peraturan berikutnya untuk konektivitas HAPS (high-altitude platform),” Yael Maguire, direktur teknik Facebook, menulis dalam sebuah posting blog, Selasa (27/6/2018).

“Ini berarti kami tidak akan lagi merancang dan membangun pesawat (drone) kami sendiri, dan sebagai hasilnya kami telah menutup fasilitas kami di Bridgewater.”

Postcomended   Pengguna Samsung Galaxy Lebih Bahagia daripada iPhone X

Dirancang untuk tetap lebih tinggi di atas 60.000 kaki selama 90 hari sekaligus, drone Aquila adalah bagian dari upaya berskala besar oleh Facebook untuk membawa akses internet ke 3,8 miliar orang di seluruh dunia yang tidak memilikinya.

Tetapi upaya ini mengalami kemunduran ketika pada 2016, satelit milik Facebook yang dirancang membawa akses internet ke pelosok Afrika, hancur ketika pesawat luar angkasa SpaceX Falcon 9 yang seharusnya membawanya ke orbit, meledak di Cape Canaveral, Florida.

Meski begitu, pengumuman ini bukan berarti Facebook meninggalkan begitu saja ambisi broadband globalnya. Perusahaan mengatakan niat tersebut masih berjalan dengan bermitra dengan Airbus pada teknologi konektivitas HAPS yang mengendalikan komputer dan baterai high-density.

Postcomended   Wallace Biarkan Darwin Menikmati Popularitas sebagai Penemu Teori Evolusi

Facebook mengungkapkan, tahun lalu mereka telah membuat rekor dengan radio gelombang milimeter, teknologi yang rencananya akan digunakan perusahaan pada Aquila untuk mengirimkan data.

Facebook mengatakan telah secara efektif melipatgandakan kecepatan unduhan, yang memungkinkan 4.000 video ultra-HD dialirkan pada saat yang sama.(***/CNET/

Share the knowledge