https://www.inlander.com/spokane/the-facebook-factor/Content?oid=2771469

Negara ini tetap menjadi pilihan perusahaan-perusahaan teknologi informasi kelas dunia ketika memilih lokasi kantornya untuk mewakili Asia. Setelah Amazon membuka cabang dan gudang besar di sana, kini giliran Facebook yang akan membuka pusat data pertamanya di Asia, di negara kota ini.

Perusahaan ini mengumumkan, seperti dilansir laman TechCrunch, bahwa mereka sedang merencanakan gedung 11 lantai di Singapura yang akan membantu layanannya berjalan lebih cepat dan lebih efisien. Pengembangannya akan menelan biaya sekitar 1,4 miliar dollar Singapura (Rp 14 triliun), dan diharapkan nantinya akan menciptakan ratusan pekerjaan.

Perusahaan jejaring sosial itu mengatakan bahwa pihaknya mengantisipasi gedung itu akan ditenagai 100 persen oleh energi terbarukan. Dikatakan juga bahwa ia akan menggunakan teknologi cairan StatePoint.yang diklaim perusahaan dapat meminimalkan konsumsi air dan listrik.

Postcomended   15 Mei dalam Sejarah: Rakyat Maluku Angkat Senjata, van den Berg Tewas

Facebook mengatakan bahwa proyek ini akan menciptakan ratusan pekerjaan dan menjadi representasi kehadiran Facebook yang berkembang di Singapura dan di seluruh Asia. Asia Pasifik menyumbang 894 juta pengguna bulanan, itu 40 persen dari total basis pengguna dan menjadikannya wilayah tertinggi berdasarkan pengguna.

Namun, ketika benar-benar menghasilkan uang, wilayah ini tertinggal. Asia Pasifik menghasilkan total penjualan 2,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 30 triliun) di kuartal terbaru bisnis Facebook, itu hanya 18 persen dari total pendapatan dan kurang dari setengah pendapatan yang dihasilkan dari Amerika Serikat (AS) selama periode yang sama.

Postcomended   Apple Bakal Luncurkan Beragam Produk Baru pada 12 September 2018

Mengaktifkan layanan yang lebih efisien adalah satu langkah untuk membantu menutup kesenjangan pendapatan tersebut.

Facebook bukan satu-satunya perusahaan teknologi global yang berinvestasi di pusat data di Asia akhir-akhir ini. Baru-baru ini Google mengungkapkan bahwa mereka berencana untuk mengembangkan pusat data ketiga di Singapura. Perusahaan ini juga memiliki pusat data untuk Asia yang berlokasi di Taiwan.

Share the knowledge