Beranikah Presiden Jokowi Melawan Freeport? | GEOTIMES Geotimes620 × 325Search by image Menyikapi PT Freeport Indonesia, Pemerintah Republik Indonesia sudah ada di jalur yang tepat, yakni mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang ...

Beranikah Presiden Jokowi Melawan Freeport? | GEOTIMES Geotimes620 × 325Search by image Menyikapi PT Freeport Indonesia, Pemerintah Republik Indonesia sudah ada di jalur yang tepat, yakni mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang …

Ada sisa empat tahun lagi bagi PT Freeport Indonesia (PT FI) untuk memilih: hengkang dari Indonesia atau memenuhi syarat menjual kepemilikan sahamnya kepada Indonesia hingga 51%. Maret silam, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengatakan bahwa PT FI sudah menerima ketentuan itu. Namun rupanya di sisa waktu tersebut PT FI masih berupaya melobi berbagai pihak agar bisa memperpanjang kontrak lagi tanpa harus memenuhi semua ketentuan.

PT FI kembali melobi pemerintah Republik Indonesia (RI) agar mau memperpanjang izin kontrak mereka hingga 2041. Rupanya kandungan bahan tambang (emas) di  Papua masih menggiurkan.

Postcomended   Dengan Kaos Ngepas, Boss Telegram itu Datangi Indonesia

Kepada detikFinance, Selasa (4/7/2017), Jonan menyatakan tidak berubah sikap. Pemerintah kata Jonan, setuju memperpanjang izin operasi Freeport maksimal 2 x 10 tahun, namun tetap harus memenuhi tiga syarat: yakni membuat smelter sesuai PP 1/2007, harus divestasi 51%, dan harus mengikuti ketentuan perpajakan dan retribusi daerah yang ditetapkan Pemerintah.

Postcomended   Ekonomi Pemerataan Obama Diduga Terinspirasi Pancasila

Smelter adalah fasilitas pengolahan hasil tambang yang berfungsi meningkatkan kandungan logam, seperti timah, nikel, tembaga, emas, dan perak, hingga mencapai tingkat yang memenuhi standar sebagai bahan baku produk akhir.

Seperti diketahui, holding BUMN sektor tambang siap membeli 51% saham PT FI. Holding BUMN tambang terdiri dari PT Inalum, PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Timah Tbk.

Postcomended   5 Desember dalam Sejarah: Bung Karno Larang Perayaan Hari Sinterklas

Share the knowledge