Viral, Bocah 12 Tahun Kelabui Banyak Orang Kabur dari Australia ke ... Suara Muslimin Beberapa ...

Viral, Bocah 12 Tahun Kelabui Banyak Orang Kabur dari Australia ke … Suara Muslimin Beberapa …

Polisi Australia mengatakan akan meninjau bagaimana seorang bocah 12 tahun bepergian sendiri ke Bali setelah dia bertengkar dengan orang tuanya dan menggunakan kartu kredit mereka. Bocah Sydney ini memesan penerbangan dan akomodasi secara online setelah orang tuanya memutuskan membatalkan liburan ke pulau di Indonesia itu, kata keluarga itu kepada media Australia, 9 Network.

Dia terbang ke Bali via Perth, hanya dengan menunjukkan paspor dan kartu identitas sekolahnya. Otoritas Australia mengatakan, bocah itu ditemukan di Bali pada 17 Maret 2018.

Polisi Federal Australia membenarkan bahwa bocah ini dilaporkan hilang sembilan hari sebelumnya setelah meninggalkan rumah dan bolos sekolah. Mereka tidak mengatakan berapa hari dia berada di Bali.

Postcomended   24 Jam Sejak Diresmikan, Patung David Bowie Sudah Dicorat-coret

Dia telah menggunakan terminal check-in swalayan di Sydney untuk menaiki pesawat ke Perth dan kemudian menyambung ke Bali, 9 Network melaporkan. Bocah itu, yang diidentifikasi dengan nama samaran, mengatakan, dia sempat ditanyai sekali oleh pejabat penerbangan di Perth.

“Mereka hanya meminta kartu pelajar dan paspor saya untuk membuktikan bahwa saya (berusia) di atas 12 tahun dan bahwa saya (pelajar) di sekolah menengah,” katanya kepada program A Current Affair. “Sungguh hebat karena saya ingin pergi bertualang,” tambah bocah tersebut.

Dia mengatakan dia telah memeriksa kamar hotelnya di Bali dengan memberi tahu staf bahwa dia sedang menunggu saudara perempuannya tiba.

Polisi Australia mengatakan mereka diberitahu tentang keberadaan bocah tersebut di Bali pada 17 Maret 2018. Dia dibawa ke tahanan perlindungan sebelum bersatu kembali dengan orang tuanya.

Postcomended   Ajang Miss America Bakal Hapus Segmen Kompetisi Baju Renang

Kepada program A Current Affair, Ibu bocah itu mengatakan, dia benar-benar “terkejut” dan mengatakan, tak ada emosi seperti yang dia rasakan kala itu ketika mengetahui anaknya pergi ke luar negeri (seorang diri).

Polisi mengatakan mereka akan mengkaji kasus tersebut untuk memastikan insiden serupa tidak terjadi lagi. “Peringatan perjalanan untuk mencegah perjalanan internasional tidak diberlakukan pada bocah ini,” kata seorang juru bicara.

Menanggapi kasus ini, ahli operasi penerbangan, Dr Chrystal Zhang dari Universitas Swinburne mengatakan, semua maskapai penerbangan memiliki prosedur yang memungkinkan anak di bawah umur bepergian sendiri. Tetapi persyaratan bervariasi di antara para operator (yang memungkinkan seorang anak 12 tahun lolos).

Share the knowledge