Ekonomi

Giliran Grup Mitsubishi Nyatakan Komitmennya Berinvestasi di GoJek

Share the knowledge


Investor internasional Gojek bertambah. Mitsubishi Motors Corporation (MMC) bersama dengan Mitsubishi Corporation, telah mengumumkan bahwa mereka berinvestasi di perusahaan perintis transportasi daring Indonesia ini.

Ketiga pihak, seperti dilaporkan laman Antaranews, telah menandatangani nota kesepahaman untuk membahas proyek bersama untuk menciptakan nilai dari layanan mobilitas baru di Asia Tenggara. Namun tidak disebitkan berapa nilai invetasi kedua perusahaan itu.

Gojek, yang berbasis di Indonesia, menyediakan aplikasi yang memenuhi kebutuhan sehari-hari pengguna seperti transportasi, pengiriman makanan, dan pembayaran elektronik dengan menggunakan platform seluler. Saat ini, Gojek berkembang pesat tidak hanya di Indonesia tetapi juga negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Singapura dan Vietnam.

Di Indonesia, di mana Mitsubishi Motors dan Mitsubishi Corporation memiliki fokus daya saing, kedua perusahaan akan memanfaatkan platform Gojek dan mempelajari kemungkinan untuk berbagai layanan mobilitas baru.

“Gojek bangga dapat bermitra dengan Mitsubishi Motors Corporation dan Mitsubishi Corporation,” kata Andre Soelistyo, Presiden Gojek Group. “Kedua perusahaan dikenal dengan rekam jejak lama dalam memberikan produk, layanan dan teknologi yang andal dan berkualitas kepada pelanggan di seluruh dunia.”

Investasi ini, kata Andre, merupakan bukti kekuatan visi Gojek untuk menggunakan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari masyarakat di Asia Tenggara,” ujarnya.

Postcomended   29 Oktober dalam Sejarah: Pasar Saham Wallstreet Ambruk, Menandai "Great Depression"

Osamu Masuko, ketua Mitsubishi Motors, mengatakan: “Kami juga benar-benar bersemangat untuk menjadi mitra strategis. Menghadirkan kekuatan dari merek Mitsubishi Motors dan Mitsubishi Corporation di Asia Tenggara, serta potensi bisnis yang unik dan beragam dari Gojek.”

Dengan pertumbuhan masyarakat lokal di Asia Tenggara, MMC telah berkecimpung dalam bisnis selama lebih dari 50 tahun di Indonesia sembari berjuang untuk gaya hidup yang lebih baik bagi pelanggan.

Gojek Group adalah grup teknologi platform multi-layanan berdasarkan permintaan terkemuka di Asia Tenggara, yang menyediakan akses ke berbagai layanan mulai dari transportasi dan pembayaran hingga pengiriman makanan, logistik, dan layanan berdasarkan permintaan lainnya.

Aplikasi Gojek diluncurkan pada Januari 2015 untuk menyediakan pengiriman menggunakan sepeda motor dan layanan berbagi perjalanan.

Masuknya duo Mitsubishi, menambah jumlah investor besar di Gojek. Perusahaan-perusahaan lain yang telah lebih dulu main di Gojek adalah  Astra International, Grup Djarum melalui anak perusahaannya, Global Digital Niaga (GDN), KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Markets, Tencent, JD.com, Google/Alphabet, Temasek Holding, dan Meituan-Dianping.

Dengan investasi dari mereka saja, tak termasuk duo Mitsubishi, valuasi Gojek diperkirakan telah mencapai 4 miliar dolar AS atau setara Rp 53 triliun, meskipun masih kalah dari pesaingnya, Grab, yang diperkirakan telah melebihi 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 80 triliun.

Postcomended   27 Mei dalam Sejarah: Terlempar dari Kudanya, Christopher "Superman" Reeve Lumpuh

Setidaknya kini status Gojek sudah berubah dari unicorn menjadi decacorn, julukan untuk peruahaan perintis (startup) yang memiliki valuasi minimal 10 miliar dollar AS.

Duo Mitsubishi

Mitsubishi Corporation, yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang, adalah perusahaan bisnis terintegrasi global yang mengembangkan dan mengoperasikan bisnis di hampir setiap industri termasuk keuangan industri, energi, logam, mesin, bahan kimia, makanan, dan bisnis lingkungan.

Aktivitas Mitsubishi Corporation saat ini berkembang jauh melampaui operasi perdagangan tradisionalnya karena beragamnya bisnis mulai dari pengembangan sumber daya alam hingga investasi dalam bisnis ritel, infrastruktur, produk keuangan, dan pembuatan barang industri.

Sementara itu MMC adalah perusahaan mobil global yang juga berbasis di Tokyo, yang memiliki keunggulan kompetitif dalam jenis mobil SUV dan truk pickup, kendaraan hibrida listrik dan plug-in. MMC adalah produsen  i-MiEV, kendaraan listrik pertama yang diproduksi secara massal pada 2009, yang diikuti oleh Outlander Phev pada 2013; pemimpin pasar plug-in hybrid di Jepang dan Eropa.

Postcomended   Trump Bersedia Bertemu Kim Jong-Un, Mei

MMC yang telah terdaftar di Bursa Efek Tokyo, kini memiliki 30.000 karyawan dengan jejak global berupa fasilitas produksi di Jepang, Thailand, Cina, Filipina, Rusia, termasuk Indonesia. Volume penjualan global pada tahun fiskal 2017 adalah 1.101.000 unit, dan penjualan bersih Mitsubishi Motors untuk tahun fiskal 2017 adalah 2,19 triliun yen.***

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top