Airbnb Jadi Motor Penggerak Pasar Hotel di AS : Okezone Economy Economy Okezone800 × 419Search by image

Airbnb Jadi Motor Penggerak Pasar Hotel di AS : Okezone Economy Economy Okezone800 × 419Search by image

Gerah menghadapi perkembangan e-commerce yang tak tertahankan kini juga melanda dunia perhotelan. Tak ubahnya transportasi online macam Gojek, Uber, atau Grab, yang menggerus keuntungan angkutan umum konvensional, perhotelan kini juga ketar-ketir akan kehadiran bisnis penyewaan kamar non-hotel berbasis aplikasi online. Sampai-sampai PHRI, seperti setengah frustrasi, meminta pemerintah membekukan start-up Airbnb. Bagaimana tidak, para tuan rumah Airbnb dalam setahun terakhir sudah mendulang untung hingga Rp 1 triliun.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi B. Sukamdani, menilai konsep sharing econony Airbnb sangat merugikan bisnis perhotelan, terutama hotel-hotel sekelas bintang tiga ke bawah.

Kehadiran Airbnb di Indonesia kata Hariyadi, menjadi tidak adil lantaran pebisnis hotel sudah menaruh investasi cukup besar, termasuk bayar pajak, tetapi justru kehilangan pasar. Pihaknya berharap, pemerintah segera membuat regulasi agar bisnis Airbnb tidak memberatkan bisnis perhotelan di Indonesia.

“Tapi kami masih perlu riset. Yang jelas, penurunan (tingkat hunian) sudah terasa sejak 2016,” ujar Hariyadi kepada Kontan.co.id, Selasa (14/11/2017). PHRI lantas mengimbau agar pemerintah segera membuat regulasi agar bisnis Airbnb tidak memberatkan bisnis perhotelan di Indonesia.

Postcomended   Warga Jabar Gelar Konser Angklung Raksasa di Gedung Sate

Airbnb merupakan layanan online yang menyediakan jasa sewa rumah atau apartemen. Dalam bisnis ini, pemilik rumah atau apartemen dapat menyewakan kamar kepada konsumen yang ingin mencari tempat menginap dalam jangka pendek.

Helmy, salah seorang mitra bisnis penyewaan kamar nonhotel berbasis aplikasi Airbnb, kepada Tempo, Jumat (24/11/2017) mengatakan, reaksi PHRI tak ubahnya organisasi angkutan darat saat muncul taksi online.

Menurutnya, tuntutan memblokir Airbnb kontraproduktif bagi masyarakat. Pasalnya Airbnb secara tak langsung membantu penduduk memperoleh pendapatan tambahan, misalnya untuk membayar PBB yang naik terus. “Hotel tidak bisa dianggap pesaing rumahan yang menyewakan kamar nganggur. Hotel punya SOP (standar operasional prosedur), rumahan tidak.”

Airbnb, kata Helmy, bertujuan mengoptimalkan ruangan atau kamar penduduk yang menganggur. Biasanya warga yang mempunyai kamar di bawah 10 bisa memanfaatkan kerja sama dengan Airbnb.

Bagaimana hotel konvensional tak ketar-ketir pada perkembangan pesat Airbnb. Head of Public Airbnb Asia Tenggara, Mich Goh, mengatakan, melalui keterangan tertulis yang diterima Okezone, Senin (27/11/2017), sejak didirikan pada 2008 sudah lebih dari 220 juta kedatangan tamu yang sudah terdaftar

Postcomended   Menjaga Kali Tetap Lestari dan Memuliakan Air Lewat Budaya

Bahkan kata Goh, saat ini ada banyak orang yang sudah berbagi rumah mereka (home sharing), juga hotel-hotel tradisional, untuk disewakan di seluruh dunia. Dan ini kata Goh terus-menerus menghasilkan keuntungan yang besar.

Sampai saat ini, ada lebih dari 880.000 tamu yang datang ke Indonesia dengan menggunakan jasa Airbnb. Sementara itu para tuan rumah Airbnb di Indonesia telah memperoleh pemasukan lebih dari Rp 1 triliun dalam setahun terakhir ini dengan menyewakan rumah mereka.

Menanggapi reaksi PHRI, pihaknya kata Goh siap bekerjasama dengan pemerintah Indonesia dalam membentuk peraturan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Goh sendiri mengaku selama ini telah mengikuti peraturan yang berlaku di Indonesia dengan membayar semua pajak yang seharusnya dipenuhi termasuk pajak atas laba yang diperoleh.

Hal tersebut seolah mematahkan anggapan bahwa Airbnb tidak membayar pajak, dan adanya pelarian devisa ke luar negeri. Disebutkan Goh bahwa hampir sebagian besar uang yang dihasilkan oleh platform Airbnb tetap berada di masyarakat.

Postcomended   Kabupaten Batang Launching "Batang Surga Asia”

Dijelaskan Goh, tuan rumah Airbnb mendapat 97% dari biaya yang mereka kenakan untuk menyewakan ruang kosong mereka. Dalam setahun terakhir, kata Goh, tuan rumah di Indonesia pada umumnya memperoleh Rp 28,4 juta (USD 2.100), dengan total pendapatan seluruh tuan rumah sebesar Rp 1,15 triliun (USD 84,6 juta).(***/kontan/tempo/okezone)

 

Share the knowledge